Breaking News:

Gelar Vaksinasi di Kampung Nelayan, Polsek Tungkal Ilir Harus Kerja Ekstra

Polsek Tungkal Ilir gelar vaksinasi massal di kantor Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir pada Jumat (22/10/2021).

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Danang
Polsek Tungkal Ilir gelar vaksinasi massal di kantor Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir pada Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, TUNGKAL - Polres Tanjab Barat melalui Polsek Tungkal Ilir gelar vaksinasi massal di kantor Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir pada Jumat (22/10/2021).

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo mengatakan pada vaksinasi kali ini menyediakan 500 dosis vaksin.

"Untuk hari ini kita menyediakan dosis untuk sasaran 500 orang, dengan sasaran anak 12-17 tahun, 18 tahun keatas, dan ibu hamil dan menyusui," ujarnya.

Berdasarkan pantaun Tribun Jambi, mulai pukul 08.00 wib sampai dengan pukul 10.00 wib kantor kelurahan dipenuhi dengan warga yang mengantre untuk di vaksin, lokasi kantor yang tidak terlalu besar juga sempat membuat sedikit kerumuman.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan akan melayani warga yang ingin vaksinasi hingga sore.

"Insyaallah sampe sore kita akan melakukan pelayananan," ucapnya.

Ia menambahkan karena mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan, maka pihaknya memilih untuk melakukan vaksinasi pada hari Jumat saat nelayan tidak melaut.

"Kami melakukan vaksinasi di hari jumat karena di sini mayoritas masyarakatnya adalah nelayan, mereka libur di hari Jumat," ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Muarojambi Baru 47,6 Persen, Ini Strategi Kapolres Kejar Target 70 Persen

Baca juga: Besok Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar di Masjid Syekh Utsman ASN Wajib Hadir

Kapolsek mengakui pihaknya harus melakukan kerja ekstra dalam menghimbau masyarakat untuk mengikuti vaksin.

"Ini kita harus kerja ekstra, personil door to door ke rumah rumah warga untuk menyampikan pelaksanakaan vaksin ini," ujarnya.

Hal ini ia sampaikan karena pemahaman masyarakat berbeda dengan pemahaman masyarakat kota.

"Kampung nelayan beda pemahamannya dengan masyarakat yang ada di kota, kita harus memberikan gambaran pelaksanaan dalam vaksinasi ini," jelasnya.

Terakhir ia mengatakan pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pelayanan, terkhusus di kampung nelayan.
 

--

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved