Breaking News:

Bupati Kuansing Resmi Jadi Tersangka, KPK Akan Bawa ke Jakarta Sore Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menerbangkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra ke Jakarta pada Rabu (20/10/2021) sore.

Istimewa
ILUSTRASI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapakan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra sebagai tersangka.

Ia akan diterbangkan ke Jakarta pada Rabu (20/10/2021) sore.

Andi Putra ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang digelar pada Senin (18/10/2021).

"Informasi sementara hari ini pesawat (yang membawa Andi berangkat) pukul 15.00 WIB dari Pekanbaru," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (20/10/2021).

Diketahui, KPK menetapkan Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perpanjangan izin HGU perkebunan sawit.

Penetapan tersangka terhadap Andi Putra dan Sudarso dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa intensif Andi Putra dan sejumlah pihak lainnya yang ditangkap dalam OTT sehari sebelumnya.

Baca juga: Tidak Lama Setelah Gelar OTT di Riau, KPK Tahan Bupati Kuansing Andi Putra

Baca juga: Menantu 16 Tahun Tak Berdaya Saat Mertua yang Nafsu Menyelinap Masuk ke Kamar

Dalam kasus tersebut, PT Adimulia Agrolestari mengajukan perpanjangan HGU yang dimulai pada 2019 dan akan berakhir 2024.

Satu di antara persyaratan untuk kembali memperpanjang HGU adalah dengan membangun kebun kemitraan minimal 20 persen dari HGU yang diajukan.

Namun, lokasi kebun kemitraan 20 persen milik PT Adimulia Agrolestari yang dipersyaratkan tersebut, terletak di Kabupaten Kampar dimana seharusnya berada di Kabupaten Kuansing.

Agar persyaratan dapat terpenuhi, Sudarso mengajukan surat permohonan ke Andi Putra selaku Bupati Kuansing.

Hal ini dilakukan supaya kebun kemitraan PT Adimulia Agrolestari di Kampar disetujui menjadi kebun kemitraan.

Dalam sebuah pertemuan, Andi menyampaikan kebiasaan untuk mengurus surat persetujuan dan pernyataan tidak keberatan atas 20 persen Kredit Koperasi Prima Anggota (KKPA) untuk perpanjangan HGU yang seharusnya dibangun di Kabupaten Kuansing dibutuhan minimal uang Rp2 miliar. Sudarso menyetujui syarat tersebut.

Sebagai tanda kesepakatan, sekitar September 2021, diduga telah dilakukan pemberian pertama oleh Sudarso kepada Andi Putra uang sebesar Rp 500 juta.

Berikutnya pada 18 Oktober 2021, Sudarso diduga kembali menyerahkan kesanggupannya tersebut kepada Andi Putra dengan menyerahkan uang sekitar Rp200 juta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Resmi Jadi Tersangka, KPK Terbangkan Bupati Kuansing dari Pekanbaru ke Jakarta Sore Ini

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved