Breaking News:

Berita Kota Jambi

Dua SMPN di Kota Jambi Ini Alami Penurunan Drastis Jumlah Murid Baru

Berita Jambi-Dua SMPN di Kota Jambi semakin alami penurunan jumlah siswa saat pandemi Covid-19, Senin (18/10/2021).

Istimewa
Siswa SMPN 21 Kota Jambi dilakukan pengecekan suhu terlebih dahulu oleh petugas sebelum memasuki area sekolah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua SMPN di Kota Jambi semakin alami penurunan jumlah siswa saat pandemi Covid-19, Senin (18/10/2021).

SMPN 23 Kota Jambi mengalami penurunan sehingga hanya ada 40 siswa baru pada tahun ajaran 2021.

SMPN 21 Kota Jambi hanya mendapat siswa baru di tahun 2021 sekira 80 orang.

Sebenarnya, SMPN 23 Kota Jambi memang sudah langganan mendapat siswa yang sedikit.

Sebelum pandemi Covid-19, siswa baru di SMPN tersebut hanya sekira 90 orang.

"Tahun awal pandemi Covid-19 yaitu 2020 kemaren hanya dapat 80 orang siswa, tetapi sekarang makin menurun (jadi 40 siswa)," kata Syafrizal, Kepsek SMPN 23 Kota Jambi.

Baca juga: Puluhan Lembaga di Batanghari Tutup Gara-gara Tak Ada Murid

Baca juga: Wawako Sebut Tak Ada Siswa Putus Sekolah di Kota Jambi

Baca juga: Dampak Covid-19, 15 Orang Siswa SMPN 6 Muarojambi Putus Sekolah 

Lebih lanjut, lantaran berdekatan dengan Kabupaten Muarojambi, SMPN 23 Kota Jambi justru memiliki 80 persen jumlah siswa yang berasal dari daerah tersebut.

Sementara 20 persen sisanya merupakan siswa dari Kota Jambi.

"Karena Jarang penduduk yang tinggal di sekitar sekolah. Sehingga target kita adalah siswa dari luar Kota Jambi," kata dia.

Terpisah, Jamil, Kepsek SMPN 21, mengatakan dua tahun belakangan ini siswa pada tahun ajaran baru didapati menurun.

"Kira-kira 80 siswa baru yang ada. Bertepatan dengan kondisi pandemi Covid-19," kata Jamil.

Sebelumnya siswa baru pada 2019 jumlah siswanya mencapai yaitu 112 orang.

Penurunan drastis ini terjadi begitu saja, namun demikian pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tetap berjalan sesuai instruksi Wali Kota Jambi.

"Kita juga bekerjasama dengan Puskesmas untuk melakukan penunjang keperluan kesehatan di sekolah," lanjutnya.

(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Baca juga: Polda Jambi Resmi Terima Laporan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Lele, Kerugian Capai Rp 2,35 Miliar

Baca juga: BREAKING NEWS Dua Anak SD di Kumpeh Ilir Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian Timbunan Masjid

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved