Breaking News:

Berita Batanghari

60 Desa di Batanghari Laksanakan Pilkades, Hanya Satu Desa Ini Pakai Sistem E-Voting

Pilkades di Batanghari akan dilaksanakan pada 21 Oktober 2021. Ada 60 desa yang melaksanakannya, namun hanya 1 desa yang menggunakan sistem e-voting.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Sekda Batanghari Muhammad Azan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sekda Batanghari Muhammad Azan memastikan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak akan dilaksanakan pada 21 Oktober 2021.

“Tahapan pelaksanaan Pilkades serentak untuk di Batanghari akan tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan panitia pada 21 Oktober 2021” katanya Muhammad Azan Sekda Batanghari, Senin (18/10/2021).

Melalui pelaksanaan itu pantia tingkat kabupaten telah melaksanakan rapat finishing akhir pelaksanaan Pilkades serentak 2021 bersama intansi terkait di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Muhammad Azan bilang pelaksanaan Pilkades nanti akan diikuti sebanyak 60 desa yang tersebar di semua kecamatan.

“Sesuai kesepakatan panitia dari 60 desa, akan ada pemilihan menggunakan e-voting yaitu di Desa Pompa Air dan sisanya 59 desa akan dilaksanakan manual melalui pencoblosan,” ujarnya.

Panitia tingkat kabupaten kata dia sebernarnya punya keinginan semua desa dilaksanakan dengan cara e-voting karena memang kemampuan daerah belum sanggup untuk menyiapkan dan mengadakan alat untuk e-voting sebanyak itu.

“Jumlah alat kita saat ini ada 12 unit. Namun kita gunakan satu unit terlebih dahulu. Jika ada kendala di lapangan sudah kita antisipasi dengan menyewa mesin genset bila terjadi pemadaman listrik,” ucapnya.

Selama proses tahapannya panitia tingkat kecamatan dan desa tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sekda mengaku ada dua desa yang belum melaksanakan Pilkades serentak pada 2021 ini yang seharusnya dijadwalkan tahun ini maka ditunda pelaksanaanya pada 2022 bersamaan dengan 32 desa lainya.

“Tentu sesuai Perbup untuk kedua desa itu memang tidak dapat melaksanakan tahapan berikutnya. Kedua desa itu tidak memenuhi syarat normatif didalam Perbup,”

“Desa Simpang Rantau Gedang Kecamatan Mersam dan Desa Peninjauan Kecamatan Maro Sebo Ulu akan dilakukan tahapan Pilkadesnya pada 2022 nanti,” pungkasnya.

Baca juga: Jelang Pilkades di Batanghari, Dewan: Jangan Ada Kecurangan Supaya Diakui Masyarakat

Baca juga: Bupati Batanghari Fadhil Arief: Imbau Masyarakat Pilih Calon Yang Punya Kriteria ini Saat Pilkades

Baca juga: Pilkades Serentak di Batanghari Resmi Ditunda, Ini Jadwal Terbaru

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved