Breaking News:

Inilah Sosok Ida Maryanti, Lahirkan Para Pembatik Jambi Inspirasi Kaum Muda

Ida Mariyanti merupakan seorang pembatik Batik Jambi yang membuka sebuah Rumah Batik di Kota Jambi yang bernama Batik Rindani.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
SAMSUL BAHRI/TRIBUNJAMBI.COM
Ilustrasi membatik. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- "Saya tidak terlalu banyak melakukan produksi. Banyak yang eksis dari saya dalam hal produksi. Tapi yang saya lakukan adalah berapa banyak orang yang saya jadikan pembatik, " ujar Ida Mariyanti.

Ida Mariyanti merupakan seorang pembatik Batik Jambi yang membuka sebuah Rumah Batik di Kota Jambi yang bernama Batik Rindani. Kecintaan terhadap Batik Jambi membuat Ida terus mengembangkan diri dalam hal membatik. 

Menjadi seorang ibu, istri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjadikan surut keinginan Ida untuk terus meluangkan waktu belajar untuk mengasah kemampuan dalam membatik. Tidak heran, pada 9 Desember 2019 lalu di Yogyakarta, Ida mendapatkan penghargaan Ibu Cerdas Indonesia. 

Rumah Batik Rindani adalah bukti kecintaan Ida terhadap Batik Jambi. Selain sebagai tempat produksi, Rumah Batik Rindani juga dijadikannya sebagai tempat Sanggar Batik. Ida menyebut bahwa secara produksi, Rumah Batik Rindani tidak terlalu banyak, namun dari sisi lain, Rumah Batik Rindai sudah melahirkan pembatik Batik Jambi. 

"Jadi bagaimana kecintaan saya terhadap batik ini juga untuk memberikan ilmu saya kepada teman-teman lain. Sehingga memang ads banyak orang yang saya beri ilmu membatik dan mereka bisa membatik. Itu lah bukti kecintaan saya, bisa menghasilkan banyak pembatik, " Katanya. 

Ida berharap dengan lahirnya pembatik-pembatik Jambi maka secara tidak langsung terus menjaga kelestarian pembatik Jambi. Ia menyebut bahwa metode yang ajarkan kepada anak didiknya yaitu dengan memberikan secarik kertas yang kemudian di gambar sesuai dengan keinginan. 

"Jadi saya tidak pernah mengajarkan motif tapi ketika saya ngajar itu saya kasih kertas putih gambar motif aja apa saja, tapi ingat anda di jambi, komunitas atau makanan apa yang ada di Jambi itu yang bisa ditambah dalam aplikasian gambarnya, " Ungkapnya. 

"Mungkin tidak menarik, bentuk gambar masih kasar, tapi dari situ lah kita ajarkan bagaimana dari yang masih kasar itu jadi indah. Baru-baru ini misalnya saya ada buat batik pusako betuah di mana ada gambar keris siginjei dan gambar lainnya, " Tambahnya. 

Ida menambahkan bahwa di Rumah Batik Rindani juga terkadang ada anak-anak PAUD yang belajar membatik. Ini juga kata Ida sebagai salah satu cara untuk mengenalkan cara membatik dan batik Jambi dari usia dini. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved