Breaking News:

Harga Sawit

Harga TBS Melonjak, Harga Pupuk Ikut Naik. Ini Keluhan Petani Sawit di Tanjabtim 

Harga TBS di pabrik melonjak harga pupuk ikut meroket, para petani berharap pemerintah ada solusi dan mengatur terkait hal tersebut.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Abdullah Usman
Para petani sawit di Tanjab Timur mengeluh harga pupuk yang mahal. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Harga TBS di pabrik melonjak harga pupuk ikut meroket, para petani berharap pemerintah ada solusi dan mengatur terkait hal tersebut.

Meski saat ini senyum petani semakin lebar oleh naiknya harga TBS di pabrik, namun ada hal lain yang menjadi keluhan petani.

Yakni seiring meroketnya harga sawit harga pupukpun ikut meroket drastis.

"Biasanya kita beli pupuk itu Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per karung. Sekarang sejak harga sawit meroket, harga pupuk pun melonjak hingga Rp500 ribu lebih per karung, " ujar Dadun, petani saiwt di Desa Catur Rahayu Kecamatan Dendang Tanjabtim.

Dengan kondisi tersebut, para petani pun bertanya kepada pemerintah, mengapa ketika terjadi kenaikan harga sawit harga pupuk juga selalu meningkat.

"Itu yang kita pertanyakan ke pemerintah, apakah memang sudah alurnya atau ada hal lain. Kalau bisa harga pupuk tetap saja normal, " harapnya.

Selain persoalan, pupuk para petani saat ini juga mengeluhkan kualitas buah yang terbilang sedikit atau trek. Setiap kali ada kenaikan harga selalu produksi buah sedikit, namun hal itu masih normal dan wajar.

"Selagi masih ada pupuk dan terjangkau, persoalan buah trek masih bisa diatasi. Kuncinya pupuk masih terjangkau, " pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved