Breaking News:

Berita Tanjabtim

Tanjabtim Buat Terobosan Atasi Rendahnya Kepemilikan HKI di Antara UMKM di Daerahnya

Berita Tanjabtim-Banyak usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum miliki hak kekayaan intelektual (HKI)

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
ABDULLAH USMAN/TRIBUNJAMBI.COM
Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Purwantoro 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Banyak usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum miliki hak kekayaan intelektual (HKI).

Pemda bersama Kementerian buat terobosan, Kamis (14/10/21).

Dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Purwantoro, mengatakan HKI sangat penting bagi para UKM karena dapat meningkatkan kompetensi produk agar dapat bersaing di pasaran.

Selain itu, sebagai instrumen untuk melindungi merek dagang dari kemungkinan pelanggaran atau pembajakan, oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“HKI memegang peranan yang sangat penting dalam era globalisasi dan perdagangan Internasional. Karenanya perlu ditindaklanjuti penggunaannya, melalui suatu sistem perlindungan hukum yang jelas,” jelasnya.

Dirinya juga meminta para pelaku usaha di Kabupaten Tanjung Jabung Timur bisa terus eksis di tengah Pandemi Covid-19 serta benar-benar memahami setiap aturan dan prosedur secara komprehensif.

Baca juga: 3000 IKM UKM Binaan Disperindag Kota Jambi akan Terus Diberdayakan Lewat Bazar

Baca juga: Kecamatan Muara Sabak Timur Tanjabtim Perkenalkan Aplikasi Samara Berdua

“Efek dari adanya pemahaman terhadap HKI ini, tentu kita semua berharap agar nantinya akan mampu memicu peningkatan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat, khususnya para perajin produk-produk khas lokal Kabupaten Tanjung Jabung Timur," sebutnya.

Lanjutnya, kendala yang banyak dihadapi saat ini dalam pelaksanaan HKI sendiri, terkait keterbatasan informasi. Untuk itu kali ini pihaknya bersama Balitbangda Kabupaten bekerja sama melakukan sosialisasi.

Terkait masih banyaknya produk UKM di Tanjabtim yang belum bermerek, atau masih belum memiliki hak cipta. Dan melalui kegiatan ini kita sampaikan pentingnya hal tersebut.

"Jadi jangan sampai mereka membuat merek atau label produk, namun nama tersebut sudah digunakan oleh orang lain. Dan jika pun mereka sudah ada nama maka cepatlah didaftarkan," ujarnya.

"Mengingat nama yang belum didaftarkan tersebut merupakan milik publik, siapa saja memiliki tergantung siapa yang duluan mengurus proses pembuatan namanya," jelasnya.

Untuk diketuhi di Tanjung Jabung Timur sendiri, jumlah UKM yang telah memiliki KHI masih sedikit bahkan terbilang kosong. Untuk itu dengan kegiatan ini diharapkan para UKM dapat segera mengurus HKI mereka. (usn)

Baca juga: Uang Misterius Rp 230 Juta di Brangkas KPU Tanjabtim Terungkap, Kuasa Hukum Berikan Penjelasan

Baca juga: Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU, Kejari Tanjabtim Sudah Periksa 50 Orang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved