Breaking News:

KPK Limpahkan 4 Tersangka Kasus Suap RAPBD Jambi Tahun 2017-2018

KPK kembali melakukan pelimpahan terhadap 4 orang tersangka kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017 – 2018.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK
15022016_GEDUNG KPK 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - KPK kembali melakukan pelimpahan terhadap 4 orang tersangka kasus suap RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017 – 2018.

Keempatnya yakni, Fakhrurozi, Arrahmat Eka Putra, Wiwid Ishwara dan Zainul Arfan, pelimpahan dilakukan tepat hari ini, Kamis (14/10/2021).

Ilham Kurniawan selaku penasehat hukum Wiwid Iswara saat dikonfirmasi mengatakan, pelompahan tahap dua ini selesai dilakukan pada pukul 11.40 di Kantor KPK Jakarta, itu setelah berkas para tersangka dinyatakan lengkap atau p21.

"Sehingga saat ini keempat tersangka berstatus tahanan Jaksa KPK, dan dalam 20 hari kedepan, keempat tersangka akan ditahan di Rutan KPK," kata Ilham, Kamis (14/10/2021)

Selain itu, sebut Ilham, pihaknya juga menyampaikan beberapa permintaan terhadap KPK yakni meminta keempat tersangka dipindahkan penahanannya ke Lapas Kelas 2 A Jambi.

"Jika Jaksa KPK telah melimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi, kita meminta supaya para tersangka dipindahkan ke Lapas Klas II Jambi," sebutnya.

Permintaan perpindahan tempat penahanan dilakukan, karena Ilham menginginkan keempat tersangka dapat dihadirkan secara langsung di persidangan nanti.

"Terlebih jika tersangka ditahan di Jambi, maka proses koordinasi antara penasehat hukum dan tersangka dapat dilakukan dengan mudah,"ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan Fakhrurozi, Arrahkmat Eka Putra, Wiwid Iswhara, dan Zainul Arfan sebagai tersangka kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2017 – 2018 pada Kamis (17/6). 4 tersangka tersebut merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014 – 2019, menerima uang suap senilai Rp 100 juta hingga 200 juta rupiah.

"Empat tersangka yang duduk di Komisi 3 juga menerima uang khusus, Fakhrurozi menerima Rp 375 juta, Arahmat Eka Putra menerima Rp 275 juta, Wiwid Iswhara Rp 275 juta, dan Zainul Arfan Rp 375 juta," tutupnya.

Baca juga: Dipecat Dari KPK Rasamala Aritonang Berencana Bentuk Partai Politik, Ini Alasannya

Baca juga: BREAKING NEWS Apif Firmansyah Diperiksa di Gedung KPK Terkait Kasus Suap RAPBD Jambi

Baca juga: Benarkah Abdul Djalil Gantikan Apif Firmansyah untuk PAW? Ini kata Sekjen Golkar

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved