Breaking News:

Berita Kota Jambi

Kisah Petugas di Kota Jambi Sempat Disogok Manusia Silver akan Menyetor Rp70 Ribu per Hari

Berita Jambi-Tim Intel Resos (Integrasi Layanan Rehabilitasi Sosial) yang di buat oleh Dinas Sosial Kota Jambi, sempat mendapat tawaran

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/widyoko
Ilustrasi. Manusia Silver di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Tim Intel Resos (Integrasi Layanan Rehabilitasi Sosial) yang dibuat oleh Dinas Sosial Kota Jambi, sempat mendapat tawaran dari oknum manusia silver untuk tidak melakukan patroli.

Petugas Intel Resos di janjikan akan diberi uang sebesar Rp 70 ribu per hari oleh oknum Manusia Silver yang melakukan aktivitas di persimpangan lampu merah Kota Jambi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Noviarman saat ditemui di kantornya, Kamis (14/10/21).

Ia menyebut bahwa hal ini menjadi perhatian bagi pihaknya untuk bagaimana menghentikan aktivitas dari kegiatan yang dilakukan oleh manusia silver.

"Selama di lapangan ada (manusia silver) yang menyogok tim Patroli kami untuk tidak melakukan patroli. Mereka ingin membayar Rp70 ribu. Jadi memang ini menjadi perhatian kita, artinya mereka bisa lebih dari Rp70 ribu per hari," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Noviarman bahwa manusia silver ini merupakan komunitas dari suatu daerah di Sumatera yang kemudian melakukan aktivitas di Palembang.

Usai ditertibkan di Palembang, komunitas tersebut pindah ke Jambi.

"Jadi mereka komunitas dari suatu daerah yang datang ke palembang, kemudian di sana mereka ditertibkan kemudian ke Jambi. Nah di Jambi ini tengah kita tertibkan dan upayakan untuk tidak ada lagi manusia silver, ataupun badut, gepeng juga," ungkapnya.

Di sisi lain, Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi jika masih ditemui adanya persimpangan lampu merah di Kota Jambi terdapat manusia silver, badut maupun gepeng.

Masyarakat yang mendapati keberadaan mereka di lampu merah bisa menelpon call center 112.

"Jadi kami mengajak kepada masyarakat yang mendapati manusia silver atau pun badut, gepeng di lampu merah bisa menghubungi call center, atau pusat informasi Kota Jambi yaitu di 112 dan itu gratis," terangnya.

"Jadi untuk menertibkan mereka ini adalah tugas bersama, dan nantinya kami dari dinas sosial tentu ada tugas untuk bagaimana bisa memberikan atau membantu kesejahteraan mereka sehingga diharapkan tidak ada lagi gepeng, manusia silver atau badut di persimpangan," pungkasnya. (*)

Baca juga: Dinsos Kota Jambi Minta Masyarakat Tak Beri Uang ke Gepeng, Manusia Silver Hingga Badut

Baca juga: Cerita Dika Manusia Silver di Jambi, Melumuri Cat Perak di Tubuh Demi Mengais Rupiah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved