Breaking News:

Tersangka Utama Kasus Arisan Online Jalani Sidang Dakwaan Perdana Besok di PN Jambi

Berita Jambi-Devi Puji Winda Sihotang, tersangka utama penipuan arisan online Untung Amanah Real akan menjalani sidang perdana

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG
Kerugian Arisan Online Capai Rp 5,3 Miliar Lebih, Polda Jambi Sita Laptop hingga Kartu ATM dari Pelaku 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Devi Puji Winda Sihotang, tersangka utama penipuan arisan online Untung Amanah Real akan menjalani sidang perdana pada Kamis (14/10/2021) besok.

Devi akan mengikuti sidang dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Humas Pengadilan Negeri Jambi, Yandri Roni mengatakan, sidang dakwaan tersebut akan dilaksanakan secara virtual.

"Besok sidang dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum, apakah ada tanggapan atau eksepsi dari penasehat hukum terdakwa, kita lihat besok ya," kata Yandri, Rabu (13/10/2021) sore.

Diketahui, Devi Puji Winda, yang terlibat kasus penggelapan uang member arisan online hingga Rp 5 miliar rupiah ternyata masih berusia 24 tahun.

Di usia mudanya, Devi yang belakangan diketahui merupakan warga Jalan Brigjen Katamso, Kasang Jaya, Jambi Timur, terpaksa berurusan dengan Polda Jambi, setelah dilaporkan oleh puluhan membernya yang merasa jadi korban.

Data yang diberikan Tim Cyber Crime, Ditreskrimsus Polda Jambi, total korban Devi mencapai 334 orang, dengan kerugian Rp 5.349 miliar. Itu merupakan data korban dari seluruh wilayah di Indonesia.

Devi gelap mata dan tergiur, dia diduga nekat menggunakan uang membernya tersebut untuk kepentingan pribadi.

Nahas, para member mulai merasakan gelagat mencurigakan Devi, yang kerap mengundur jadwal penarikan sejumlah membernya.

Akhirnya, para korban ramai-ramai melapor ke Mapolda Jambi, beberapa waktu lalu.

Usai mendapat laporan, Tim Cyber Crime, Ditreskrimsus Polda Jambi langsung bergerak.

Tepat pada Kamis (27/5/2021) Devi berhasil diringkus di Provinsi Bengkulu.

Bram mengatakan, Devi dijerat dengan pasal 372 Jo pasal 378 KUHPidana dan/atau Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. (*)

Baca juga: Temuan Dugaan Modus Baru Kasus Arisan Online, Polda Jambi Soroti Perilaku Pelaku Tak Kooperatif

Baca juga: Polda Jambi Kini Buru Admin Lain Arisan Online Untung Amanah Real yang Raup Miliaran Rupiah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved