Breaking News:

Berita Selebritis

Wanita Yang Mau Laporkan Lesti Kejora dan Rizky Billar Ke Polisi Tantang Pendukung Leslar 

Melalui akun facebook Mila Machmudah Djamhari ka menegaskan bahwa dirinya siap jika harus dilaporkan balik ke polisi.

Penulis: Rohmayana | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Capture Youtube 3D entertaiment
Lesti Kejora 

TRIBUNJAMBI.COM- Akibat pengakuan Lesti Kejora dan Rizky Billar bahwa keduanya sudah dari April 2021 menikah siri kini mejadi boomerang untuk keduanya.

Lesti Kejora dan Rizky Billar kini sudah diadukan ke polisi bahwa keduanya dituntut meminta maaf kepada masyarakat karena dianggap telah pembohongan publik.

Namun kini sudah ada keterangan resmi dari pihak MUI bahwa pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar sah dan tidak ada terjadi pembohongan publik sama sekali.

Karena jika dianggap sudah memenuhi syarat dan rukun pernikahan maka hal tersebut dianggap sah.

Lantas bagaimana nasib seorang wanita yang bernama Mila Djamhari yang sudah mengkuasakan hukumnya kepada KPI Jawa Timur untuk melaporkan Lesti Kejora dan Rizky Billar?

Baca juga: Sosok ini Sebut Bukan Kapasitas MUI katakan Pernikahan Lesti Kejora Tak Bohongi Publik

Baca juga: Kondisi Terkini Lesti Kejora Usai Pingsan Disaat Hamil Anak Rizky Billar, Manajer: Belum Adaptasi

Melalui akun facebook Mila Machmudah Djamhari ka menegaskan bahwa dirinya siap jika harus dilaporkan balik ke polisi.

Bahkan ia menerangkan bahwa bila dirinya dianggap salah dalam proses hukum pemerintah. Mulai dari kepala desa hingga KUA terkait sudah nikah siri maka dirinya siang untuk dilaporkan balik soalnya.

Mila Machmudah Djamhari menjelaskan bahwa dirinya lebih suka hal ini menjadi pembahasan para ulama sehingga muncul ijtima ulama yang jelas dan tegas.

Kini Mila Machmudah masih menutup komentar untuk mendukung Lesti Kejora dan Rizky Billar.

“Buat pendukung Leslar saya tetap komennya, Nggak perlu Ancam saya, silahkan pihak Lesti Kejora dan dengan Rizky Billar melaporkan saya balik insya Allah saya siap,” jelasnya.

Menurutnya sejak awal dirinya sudah menyampaikan bahwa ijab kabul ada dua pendapat.

Pertama membatalkan ijab sebelumnya karena dianggap tidak sempurna syarat dan rukun nya seperti disampaikan oleh Gus Miftah

Kedua tidak membatalkan karena hanya serupa nikah nikahan dan hantar-hantaran seperti yang sampaikan Buya Yahya.

“Disebutkan oleh MUI bahwa pernikahan harus diumumkan, itu sangat benar, di jaman who disebutkan I’lan dan ijab qabul itu berbeda. I’lan itu maknanya Walimatul ursy atau resepsi pernikahan,” jelas Mila Machmudah Djamhari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved