Breaking News:

Berita Batanghari

Sejarah Persibri, Klub Legenda di Batanghari Jambi yang Pernah Berlaga di Kasta Tertinggi

Persibri merupakan klub legenda di Kabupaten Batanghari, yang didirikan 1960 silam. Klub ini ber-homebase di Stadion KONI Batanghari.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ISTIMEWA
Pemain Persibri Batanghari bersama official dan supporter, usai mengandaskan perlawanan Grand Ranger Katingan, Kaltim, di Stadion Sriwudari, Solo, Rabu (23/11). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Klub Persatuan Sepak Bola Indonesia Batanghari (Persibri) yang ber-homebase di Stadion KONI Batanghari memiliki sejarah panjang di dunia persepak bolaan di Jambi.

Persibri merupakan klub legenda di Kabupaten Batanghari, yang didirikan 1960 silam.

Klub ini pernah juga berlaga di liga kasta tertinggi di Indonesia, namun kini klub yang berjuluk Laskar Bujang Jantan tak lagi mengerikan bagi para musuhnya.

“Klub kita untuk Sumatera bagian selatan kecuali Bengkulu yang lebih dulu, kita duluan dari Palembang dan Lampung masuk divisi 1 pada 1991-2001. Divisi 1 ini kasta kedua Karena dulu belum ada liga 1 jadi masih divisi utama, Divisi 1 dan divisi 2,” kata Safril Saputra selaku Ketua Umum Persibri, Senin (11/10/2021).

Semenjak hengkangnya Sigit anak Soeharto dari kepengurusan PSSI pusat klub-klub di Indonesia tak mendapat subsidi lagi.

Dulu, kata Saw yang akrap disapa, PSSI pusat memberikan subsidi sebesar Rp 50 juta setiap tahun untuk berlaga didivisi tersebut.

“Persibri dapat subsidi Rp 50 juta, sebagian kita gunakan untuk pembiayaan Persibri dalam mengikuti kompetensi resmi PSSI,” ucapnya.

Baca juga: Persibri Masuk Grup A di Liga 3 Zona Jambi, Wajah Baru Jambi United Masuk Kategori Grup Neraka

Kata dia Pemda juga membantu, karena zaman itu dana olahraga langsung dari Pemda tidak melalui KONI jadi memang dianggarkan Pemda untuk Persibri.

Klub yang dibentuk oleh Aman Bafadhal ini dahulu ibukotanya ada di Kota Jambi yang saat ini berdiri kantor Departemen Agama di Broni, Jambi.

Kemudian Persibri pindah ke Pal X memang kata dia pengurusan Persibri ini diurus orang Jambi dengan homebasenya di Kenali Asam.

Pada 1978 ibukota Kabupaten Batanghari dari Pal X pindah ke Muara Bulian. Ia meminta siapa pun nanti yang menjadi pengurus Persibri tetap solid.

“Kita ada niatan untuk memindahkan Persibri dari ownernya yaitu Syahirsah ke Pemerintah daerah. Beliau juga tampaknya tak hobi olahraga. Jadi siapa pun yang memimpin wilayah ini Persibri tak terlepas. Ini lagi dalam proses penjajakan,”

“Saya yakin dan percaya karena pemimpin kita Muhammad Fadhil Arief hobi bola, penggila bola mudah-mudahan sepak bola di Jambi jauh lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.

Baca juga: DAFTAR Klub Liga 3 Zona Jambi 2021 Yang Akan Bertanding di Kandang Persibri

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved