Breaking News:

Sumpah Pemuda

Tokoh Sumpah Pemuda Kartosoewirjo Dihukum Mati, Tangisan Soekarno Pecah Kehilangan Sahabat Terbaik

Berikut kisah Kartosoewirjo sosok tokoh Sumpah Pemuda dihukum mati hingga membuat Soekarno menangis

Editor: Heri Prihartono
Koleksi Fadli Zon
Detik-detik jelang Kartosoewirjo dihukum mati membuat Soekarno menangis 

TRIBUNJAMBI.COM - Memperingati Hari Sumpah Pemuda tidak lepas dari peran  sosok Kartosoewirjo.

Akhir hidup Kartosewirjo membuat Presiden Soakerno menangis.

Kartosoewirjo adalah pentolan pemberontak DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) atau NII (Negara Islam Indonesia).

Dilansir dari SOSOK.grid.id dalam artikel 'Bung Karno Menangisi Sahabatnya, Si Pria Pendek Bertubuh Kurus dan Rambut Keriting', Soekarno tak kuasa menahan tangis saat ia harus menandatangani surat keputusan untuk hukuman mati untuk Kartosoewirjo

Yang membuat sedih Bung Karno bukanlah kelompok pemberontak tersebut, namun Kartosuwiryo pimpinan dari kelompok itu adalah sahabat masa muda Soekarno.

Kartosoewirjo merupakan sahabat dari Soekarno kala masih menimba ilmu dan mondok di rumah HOS TJokroaminoto di Surabaya pada tahun 1918-an.

Saat  menjabat menjadi Presden pasca Kemerdekaan Indonesia, selang berapa tahun kemudian meletuslah pemberontakan yang  dipimpin oleh Kartosoewirjo.

Dilema yang harus diambil Soekarno adalah menandatangai vonis mati terhadap sahabatnya tersebut.

 Kartosoewirjo terbukti sebagai Imam dan Pimpinan Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII).

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, berkas eksekusi mati tertulis nama itu coba  disingkirkan dari meja kerja Soekarno.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved