Breaking News:

Berita Kota Jambi

Nilai Investasi Kota Jambi Triwulan I Mencapai Rp 400 Miliar

Pada triwulan I di 2021, nilai investasi di Kota Jambi sudah mencapai Rp 400 miliar.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Wakil Walikota Jambi, Maulana. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada triwulan I di 2021, nilai investasi di Kota Jambi sudah mencapai Rp 400 miliar.

Hal ini telah dievaluasi oleh Pemerintah Kota Jambi dan diharapkan di tahun ini nilai investasi di Kota Jambi semakin meningkat.

Ini disampaikan oleh Wakil Walikota Jambi, Maulana. Ia menyebut bahwa angka Rp 400 miliar tersebut merupakan angka triwulan pertama di tengah kondisi PPKM Level 4.

Nilai ini dimungkinkan bertambah dan diharapkan lebih besar dari tahun sebelumnya.

"Nilai investasi sudah saya evaluasi sudah mencapai Rp 400 miliar. Itu nilai investasi yang masuk ke Kota Jambi. Di bandingkan tahun lalu (2020) itu satu tahunnya hanya pada angka Rp 2 triliun, tahun sebelumnya (2019) itu Rp 1,2 triliun," sebutnya beberapa waktu lalu.

Ia menyebut bahwa jika nantinya Kota Jambi turun menjadi PPKM level satu maka diharapkan pertumbuhan perekonomian di masyarakat akan tumbuh.

Pemkot Jambi kata Maulana akan berupaya bagaimana pertumbuhan ekonomi di Kota Jambi bangkit dan tidak terjadi lagi seperti tahun 2020 lalu.

"Jika turun level satu nantinya ekonomi mikro akan tumbuh. Angka pengangguran akan berkurang, angka kemiskinan akan berkurang. Kita akan mendorong supaya ekonomi kita tumbuh," sebutnya.

"Jangan sampai lagi terjadi di tahun 2020, pertumbuhan ekonomi kita (kota jambi) minus 3. Padahal secara rutin dari tahun ke tahun pertumbuhan ekonomi kota jambi di atas rata rata nasional atau pada angka 5 persen," tambahnya.

Maulana menyebut bahwa di 2020 pertumbuhan ekonomi Kota Jambi mengalami minus lantaran kondisi pandemi.

Ia menyebut bahwa Kota Jambi bergantung pada sektor ekonomi atau pendapatan dari aktivitas perekonomian secara umum karena tidak memiliki komoditi.

"Minus 3 pada saat itu karena memang kota jambi tidak punya komoditi. Jadi kita (kota jambi) murni dari pendapatan dari segi pariwisata, hotel, dan sektor itu yang terkontraksi ketika covid. Jadi ini kita mulai berangsur menumbuhkan perekonomian di Kota Jambi," pungkasnya.

Baca juga: Maulana Yakin Dua Pekan Mendatang Kota Jambi Turun PPKM Level 2

Baca juga: Wakil Wali Kota Jambi Tinjau Vaksinasi di IAIM

Baca juga: Wakil Wali Kota Jambi Buka Konsultasi Publik Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved