Kapolres Luwu Timur Angkat Bicara Setelah Kasus Tiga Anak Diperkosa Ayah Kandungnya Viral

Kapolres Luwu Timur AKBP Silvester Simamora mengatakan ia telah menemui ibu dati tiga anak yang menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya.

Sumber: Project M/Muhammad Nauval Firdaus - di bawah lisensi Creative Commons BY-NC-ND 2.0
lustrasi penghentian proses penyelidikan oleh polisi dalam kasus kekerasan seksual di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kapolres Luwu Timur AKBP Silvester Simamora akhirnya angkat bicara setelah kasus pemerkosaan tiga anak oleh ayah kandungnya viral.

Sebelumnya kasus yang terjadi pada 2019 itu dihentikan polisi hingga jadi kontroversi.

Silvester mengaku telah menemui ibu korban kasus pemerkosaan yang menimpa ketiga anaknya tersebut.

Ia mengatakan kasus ini sangat menyita perhatian publik karena melibatkan anak-anak di bawah umur sebagai korban.

Oleh karena itu, katanya, upaya penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan tidak sembarangan.

"Kita ketahui bersama ini adalah kasus anak-anak dan ini sangat jadi perhatian publik. Sehingga kita tidak bisa melakukan upaya penyelidikan yang serampangan atau tidak serius," ujar Silvester dalam tayangan video di kanal YouTube KOMPAS TV, Sabtu (9/10/2021).

Dia juga mengatakan, Polres Luwu Timur juga terbuka jika ibu korban kembali menyampaikan laporan baru, setelah penyelidikan kasus ini dihentikan pada 2019 lalu.

Lebih lanjut Silvester menuturkan pihaknya tengah menunggu bukti-bukti baru yang akan disampaikan pada Selasa depan.

Nantinya bukti baru ini akan diproses untuk dilakukan upaya penyelidikan ke depannya.

"Kami hanya menunggu bukti-bukti yang akan disampaikan. Bukti tersebut akan dibawa pada hari selasa minggu depan."

"Kita tunggu saja seperti apa buktinya. Nanti akan kita proses apakah ini bisa dijadikan bukti untuk upaya penyelidikan ke depannya," katanya.

Baca juga: Mabes Polri Akhirnya Turun Tangan Setelah Dikecam Publik, Kasus Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Berlanjut

Baca juga: Viral hingga Istana, Cak Imin Desak Polisi Selidiki Kasus Pemerkosaan Tiga Anak di Luwu Timur

Sebelumnya, Mabes Polri akhirnya turun tangan soal kasus viral 'Tiga Anak Saya Diperkosa' yang belakangan viral karena dihentikan penyelidikannya oleh Polres Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya menurunkan Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan asistensi tersebut.

Tim Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri itu, kata Argo, telah diberangkatkan ke Polda Sulawesi Selatan pada hari ini, Sabtu (9/10/2021).

"Hari ini tim asistensi Wasidik Bareskrim Polri berangkat ke Polda Sulsel," kata Argo di Jakarta pada Sabtu (9/10/2021).

Namun demikian, Argo enggan membeberkan lebih lanjut apakah kasus itu nantinya akan diambil alih oleh Mabes Polri atau tidak.

Yang pasti, kata dia, tim Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri akan melakukan asistensi terlebih dahulu.

"Ke Polda Sulsel untuk asistensi yang telah dikerjakan. Asistensi kasus pencabulan anak," kata Argo.

Berita ini telah tayang di Kompas.TV

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved