Breaking News:

Berita Batanghari

Tingkat Pengangguran di Batanghari Naik, Ini Kata BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran di Batanghari sebesar 6.27 persen angka ini terhitung sejak 2020.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Maypen Hery selaku Kepala BPS Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran di Batanghari sebesar 6.27 persen angka ini terhitung sejak 2020.

Tingkat pengangguran ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka pada 2019 yakni sebesar 4.10 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batanghari, Maypen Hery mengatakan jumlah penduduk berdasarkan hasil sensus di daerah ini pada 2020 berjumlah 301.700 jiwa. Dari jumlah jiwa tercatat tingkat kemiskinan pada 2020 berjumlah 9.56 persen.

“Tingkat pengangguran terbuka justru meningkat pada 2020 mugkin pengaruh dari pada beberapa perusahaan yang tutup terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Maypen Hery selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batanghari, Kamis (7/10/2022).

Ia mengatakan atas kenaikan itu perlu dimaklumi memang pada 2020 banyak sekali perusahaan-perusahaan yang diharuskan melakukan WFH terhadap pegawainya. Mengakibatkan munculnya pengangguran.

“Tapi waktu itu kita bisa lihat yang terdampak dari pada pandemi ini ada menerima bantuan dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah bagi yang di PHK dan yang dirumahkan,” katanya.

Ia berujar itu juga membuat angka kemiskinan di daerah ini tidak secara signifikan berubah atau berbeda terlalu jauh. Intervensi pemerintah tadi luar biasa kuatnya.

Ia menilai bantuan untuk semua masyarakat telah disalurkan maupun dari anggaran-anggaran desa. Itu yang mengakibatkan penguatan tingkat ketahanan masyarakat di bawah.

Terkait angka kemiskinan pihaknya masih memakai data 2020. Angka kemiskinan pada 2019 sebanyak 9.75 persen dan pda 2020 menjadi 9.65 persen dari sisi persentase turun sebenarnya tetapi sisi jumlah ada kenaikan. Tetapi kenyataanya tidak signifikan.

“Tingkat pengangguran terbuka ini tergolong orang yang sedang dalam mencari pekerjaan. Karena orang itu adalah orang yang berusian angkatan kerja dan sedang dalam mencari pekerjaan. Ada juga yang sedang menganggur tapi memang tidak mau bekerja,” ucapnya.

Pihak BPS Kabupaten Batanghari pernah rapat bersama Wakil Bupati Bakhtiar. Ia mengatakan Wabup punya pemikiran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Batanghari dengan berupaya mencari informasi permasalahan di tengah masyarakat dan kemudian dicarikan solusinya.

“Misalnya ada pemikiran peternakan yang tidak punya lahan barang kali apakah perlu disediakan lahan pengembalaan untuk peternak atau mungkin sektor pertanian dibutuhkan pembangunan irigasi baru atau perbaikan irigasi yang sudah ada itu beliau sampaikan fokus mereka begitu,” pungkasnya.

Baca juga: Atasi Pengangguran di Batanghari, Disnakertrans Telah Upaya Maksimal Sebelum Pandemi

Baca juga: Jawaban Raffi Ahmad Saat Disebut Pengangguran dan Ditanyai Soal Rumah oleh Nagita Slavina

Baca juga: Februari 2021, Angka Pengangguran di Jambi Menurun, Penduduk Bekerja Meningkat Hingga 6 Juta Orang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved