Breaking News:

Berita Batanghari

Solusi Elpiji 3 Kg Tak Dijual Sembarangan, Pemkab Batanghari Sambut Wacana Kartu Sembako

Berita Batanghari-Pemerintah pusat bakal membenahi pendistribusian elpiji 3 Kg pada 2022 mendatang dengan cara menggunakan kartu sembako.

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
MUSAWIRA/TRIBUNJAMBI.COM
Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Batanghari, Muhammad Yunus. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Pemerintah pusat bakal membenahi pendistribusian elpiji 3 Kg pada 2022 mendatang dengan cara menggunakan kartu sembako.

Wacana menggunakan kartu sembako untuk mendapatkan elpiji 3 kg merupakan kebijakan pemerintah pusat kepada masyarakat yang direncanakan dengan sangat matang.

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Batanghari, Muhammad Yunus mengatakan pemerintah daerah Kabupaten Batanghari menyambut baik wacana dari pemerintah pusat untuk pembagian gas elpiji 3 kg subsidi ini kepada penduduk miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pemerintah Daerah sudah mengusulkan berdasarkan dari data penduduk miskin dan jumlah UMKM pada 2022 mendatang sebanyak 13.256,352 metrik ton.

Ia mengharapakan dapat diakomodir oleh pemerintah pusat.

"Masih adanya Covid-19 ini banyak yang mempunyai usaha baru di samping ada banyak data penduduk miskin. Wacana pemerintah pusat ini kita belum dapat informasi secara detil. Biasanya dari biro provinsi akan menyampaikannya ke Pemkab Batanghari," kata Muhammad Yunus selaku Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Batanghari, Rabu (6/10/2021).

Berdasarkan data yang diusulkan pihaknya bila diakomodir maka dapat dipastikan baik pelaku UMKM dan penduduk miskin itu akan mendapat haknya menikmati gas elpiji 3 Kg.

"Saya rasa akan tercukupi kalau memang program itu diterapkan untuk masyarakat dan tepat sasaran."

"Monitoring sesering mungkin kita laksanakan dan ada kesadaran dari pada agen dan pangkalan untuk mendelegasikan atau mendistribusikan tabung gas elpiji 3 kilogram yang betul-betul memiliki hak untuk menggunakan gas itu," katanya.

Pihaknya memantau tidak ada kelangkaan gas elpiji tapi, tapi distribusinya itu yang sering jadi masalah. Ia melihat begitu tabung gas tiba dari agen keseringan lusanya sudah habis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved