Breaking News:

Keuangan Terseok-seok, TPP ASN Bungo Terancam Tidak Full

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk para ASN di Kabupaten Bungo terancam tidak full 12 bulan. 

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ASN di Kabupaten Bungo terancam tidak full 12 bulan. 

Akan ada kekosongan beberapa bulan ditahun ini. Hal itu disebabkan dengan kondisi keuangan daerah yang masih terseok-seok akibat Covid-19.

Kepala BPKAD Kabupaten Bungo Supriyadi meyebut, kondisi keuangan pemerintah daerah masih belum stabil. Untuk itu, dirinya memastikan jika TPP tidak akan bisa dicairkan utuh selama 12 bulan dalam setahun.

"Yang penting kan gajinya. Kalau TPP kan isentif," kata Supriyadi belum lama ini.

TPP yang selalu mandek ini dipastikan berlalu untuk semua ASN, tanpa terkecuali. Termasuk pegawai yang ada di BPKAD Kabupaten Bungo.

"Sama semua. Tidak ada bedanya, disini juga tidak cair," katanya.

Menurut Supriyadi, pihaknya sudah berupaya untuk tidak mengurangi TPP, namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena kondisi keuangan yang belum stabil.

Dalam satu bulannya, pemerintah menggelontorkan Rp 7,2 M untuk TPP. Dengan kondisi keuangan sekarang, setidaknya ada dua bulan TPP yang bakal tidak cair nantinya.

"Kondisi ini bukan terjadi di Kabupaten Bungo saja. Tapi kabupaten lain juga demikian. Bahkan di Jawa juga mengalami hal yang sama," katanya. 

Untuk itu, dirinya berharap agar semua ASN di Kabupaten Bungo bisa mengerti dan memahami kondisi keuangan daerah saat ini. (*)

Baca juga: Kebakaran di Bungo, Rumah Warga Kampung Lubuk Hangus Terbakar Saat Ditinggal ke Kebun

Baca juga: Ditlantas Polda Jambi Bagikan Ribuan Sembako Bantu Warga Terdampak Pandemi

Baca juga: Festival Mandi Safar di Tanjab Timur Tetap Meriah Meski Digelar Sederhana

 

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved