Breaking News:

Berita jambi

22 Hektare Lahan Petani Padi Alami Gagal Panen, Terjadi di Satu Kelurahan di Seberang Kota Jambi

Berita Jambi-Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jambi mencatat, ada 22 hektare lahan atau sawah yang gagal panen padi.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Ilustrasi. Lahan padi di tepian Sungai Batanghari terancam gagal panen. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Naiknya air Sungai Batanghari mempengaruhi hasil panen para petani.

Baru saja mulai masuk ke musim penghujan, para petani sudah alami kerugian akibat gagal panen.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jambi mencatat, ada 22 hektare lahan atau sawah yang gagal panen padi.

Luasan lahan tersebut ada di Kota Jambi, tepatnya di wilayah Jambi Seberang.

"Kita baru menerima laporan dari Kota Jambi saja, untuk kabupaten kota lainnya belum ada terima," kata Ahmad Mausul kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jambi, Rabu (6/10/2021).

Dia menyebutkan memungkinkan wilayah yang terjadi gagal panen padi tersebut ada di Olak Kemang, Seberang Kota Jambi.

Kata dia, yang menjadi penyebab utama yakni tanggul di wilayah itu sudah rendah.

"Sehingga air dengan mudah meluap, kemudian setelah meluap air lambat untuk surut lagi," sebutnya.

Untuk mengatasi hal itu, salah satunya jalan keluar dari permasalahan itu, tanggul yang ada kembali ditinggikan.

Kata Mausul, untuk yang gagal dipanen tersebut merupakan bibit dari bantuan pemerintah. "Tapi ada beberapa yang bisa dipanen, tapi tidak banyak," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved