Breaking News:

Tips Kesehatan

Cara Membuang Obat Berdasarkan Jenisnya, Obat Tablet Perlu Dihancurkan Dulu

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan cara-cara membuang obat berdasarkan jenisnya. Cara membuang obat tablet, pil, puyer, salep, dan krim

Editor: Nurlailis
shutterstock
Langkah-langkah membuang obat menurut BPOM 

TRIBUNJAMBI.COM - Limbah obat sangat berbahaya jika dibuang sembarangan.

Bisa saja masuk ke saluran air atau tanpa sengaja dikonsumsi hewan peliharaan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan cara-cara membuang obat berdasarkan jenisnya.

Cara membuang obat tablet, pil, puyer, salep, dan krim

Langkah-langkah membuang obat dengan tekstur padat bersama sampah rumah tangga, yakni:

  • Keluarkan obat dari bungkusnya
  • Hancurkan obat agar bentuknya tidak utuh
  • Campurkan obat dengan ampas kopi, tanah, atau bahan lainnya. Tujuannya, agar tidak dikonsumsi anak-anak, hewan peliharaan, atau dipungut pemulung
  • Simpan obat yang sudah dicampur dengan bahan lain ke dalam wadah yang bisa ditutup dan tidak tumpah. Misalkan botol plastik bekas, kaleng, atau wadah lainnya
  • Buang wadah berisi campuran obat dan sudah tertutup rapat ke tempat sampah di rumah

Cara membuang obat sirup dan cairan

Untuk membuang obat dengan tekstur cair seperti sirup, berikut langkah-langkahnya:

  • Periksa endapan di bawah botol kemasan obat, apabila ada endapan atau obat sudah mengental, tambahkan sedikit air dan kocok sampai endapan larut
  • Tuang larutan cairan obat ke dalam plastik
  • Tambahkan ampas kopi, tanah, atau bahan kotor lainnya ke dalam larutan obat tersebut
  • Tuang campuran obat ke wadah plastik yang ada tutupnya, lalu tutup sampai rapat
  • Buang kemasan berisi campuran obat ke tempat sampah

Baca juga: 3 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Konsumsi Obat Herbal

Cara membuang obat antibiotik

Antibiotik adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri. Obat ini tak boleh dibuang sembarangan.

Saat dibuang ke saluran pembuangan air atau ditimbun ke dalam tanah, obat ini bisa mencemari lingkungan sekitar, termasuk sumber air minum dan diserap tanaman yang tumbuh.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved