Breaking News:

Berita Merangin

Tuntaskan Permasalahan Barang Milik Daerah, Bupati Merangin MoU dengan KPKNL Jambi

Tuntaskan permasalahan barang milik daerah, Pemerintah Kabupaten Merangin jalin kerjasama dengan KPKNL Provinsi Jambi.

Tribunjambi/darwin
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Bupati Merangin, Mashuri didampingi Sekda Fajarman dan Assisten I Setda Merangin, Abdul Gani di Gedung KPKNL Provinsi Jambi, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Tuntaskan permasalahan barang milik daerah, Pemerintah Kabupaten Merangin jalin kerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Provinsi Jambi.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu dilakukan Bupati Merangin, Mashuri didampingi Sekda Fajarman dan Assisten I Setda Merangin, Abdul Gani di Gedung KPKNL Provinsi Jambi, Senin (4/10/2021).

Menurut Mashuri, hal itu bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara Pemkab Merangin dengan KPKNL Provinsi Jambi dalam penyelesaian persoalan barang milik daerah.

‘’Terjalinnya kerjasama yang sangat baik ini guna menuntaskan berbagai persoalan barang milik daerah yang sering terjadi," ungkap Bupati.

Kerjasama dengan KPKNL Provinsi Jambi dijelas bupati dalam hal pengelolaan barang milik daerah, pemanfaatan barang milik daerah, penilaian barang milik daerah, pelelangan barang milik daerah dan penagihan piutang daerah.

‘’Intinya kita ingin semua barang milik daerah dapat dikelola dengan baik," terang Bupati.

Bupati berharap dengan MoU itu akan membawa efek yang sangat positif bagi Pemkab Merangin.

Diakui bupati selama ini, ada permasalahan dalam pengelolaan barang milik daerah, sehingga sering jadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

‘’Target kita kedepannya, tentu tidak ada lagi barang milik daerah yang menjadi temuan-temua BPK, sehingga semua administrasi dalam pengelolaan asset daerah ini akan lebih rapi dan tertib lagi," tegas Bupati.

Sementara itu Kepala KPKNL Provinsi Jambi Gatot Muharto mengatakan bahwa kerjasama tersebut sebenarnya sudah terjalin dengan baik.

"Tapi kita ingin kerjasama ini lebih diperluas, makanya kita MoU hari ini," ujarnya.

Gatot Muharto mengatakan bahwa sebenarnya berdasarkan pengalaman evaluasi barang milik daerah dengan Pemerintah Pusat. Mengingat sekarang urusan dengan Pemerintah Pusat telah selesai, makanya dialihkan ke Pemerintah Daerah.

‘’Kita mencoba melakukan memetaan asset-aset, sehingga tidak ada lagi temuan-temuan tentang asset barang milik daerah ini. Setelah itu kita akan dermalisasi asset, sehingga bisa dimanfaatkan untuk sewa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya.

Kedepannya penilaian barang-barang yang umur ekonomisnya sudah habis dan tidak lagi dipergunakan, bisa dilakukan lelang, tentunya dengan harga yang kompetitif.

Hadir pada acara itu, Kasi Pengelolaan Kekayaan Negara Warsudin, Kasi Pelayanan Penilaian Ahmad Fauzi, Kasi Pelayanan Lelang Niken Arum Kartika, Kasi Piutang Negara Marlina Damayanti, Kasi Kepatuhan Internal Antoni dan Kasubbag Umum Silvanus Simanjuntak.

Baca juga: Bupati Merangin Mashuri Tegaskan Batalkan Beli Mobnas, Semua Diserahkan ke OPD

Baca juga: Sampaikan Nota Keuangan APBD-P, Bupati Merangin Singgung Soal Serapan Anggaran Dinkes

Baca juga: Geliatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Merangin Beri Bantuan Prasarana Usaha Perikanan Tangkap

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved