Breaking News:

Lawan Covid 19

Pemerintah Ajak Masyarakat Sukseskan PON XX Papua Dengan Ikut Vaksinasi

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX berlangsung di Papua, pada 2-15 Oktober 2021.

tribunnews.com/Fitri Wulandari
Dokter Reisa Broto Asmoro, saat ditemui di Harlequin Bistro, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX berlangsung di Papua, pada 2-15 Oktober 2021.

Untuk pelaksanaan PON Papua tahun 2021 ini, pemerintah menyiapkan sejumlah protokol agar ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut berjalan lancar dan terbebas dari penyebaran Covid-19.

Di antaranya adalah dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi bagi atlet, official, dan pelatih saat keberangkatan menuju Papua, kedatangan di Papua, keluar masuk venue, dan menyimpan hasil tes Covid-19 untuk perjalanan datang dan pulang ke lokasi asal atlet.

Selain itu Satgas juga memperkenalkan sistem bubble atau lokasi berkaitan yang diterapkan untuk mengurangi resiko penularan.

"Lokasi untuk atlet, official, panitia, dan media melakukan aktivitas cukup terbatas dan sudah diidentifikasi sebelumnya," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro.

Dia menyebut peserta tidak diperkenankan melakukan kegiatan di luar rencana aktivitas yang sudah ditentukan.

"Setiap peserta dalam bubble dipastikan tidak kontak langsung dengan orang di luar wilayah bubble," katanya

Pemerintah mengajak masyarakat menyukseskan PON XX Papua ini secara bersama-sama dengan ikut vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan.

Reisa Broto Asmoro mengatakan kesuksesan PON Papua akan memperlancar hasrat olahraga masyarakat Indonesia.

Sebab setelahnya akan ada event olahraga internasional yakni World Superbike 2021 dan Grand Prix MotoGP.

"Untuk menunjukan pada dunia bahwa dengan mengendalikan Covid-19 dan mensukseskan vaksinasi, kita bisa menjadi tuan rumah even internasional," katanya dalam keterangan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden.

Belum lagi kata Reisa, Indonesia ditunjuk menjadi Presidensi G20, kelompok 20 negara terbesar di dunia.

Event tersebut akan dilanjutkan dengan Indonesia menjadi ketua ASEAN pada 2023.

Karena itu, kata dia, apabila masyarakat ingin dunia kembali melirik Indonesia maka pengendalian Covid-19 harus berjalan dengan baik.

"Apabila masyarakat ingin dunia kembali melirik Indonesia, kita harus tetap mempertahankan prestasi mengendalikan Covid-19. Sukseskan vaksinasi secepat mungkin, merata di semua kelompok, termasuk lansia dan penyandang disabilitas," katanya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved