Breaking News:

Kejari Tanjabtim Geledah KPU

Buntut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada, PPK dan Camat Ikut Diperiksa Kejari

Berita Tanjabtim-Pascapenggeledahan oleh Tim Kejari di KPU Tanjung Jabung Timur, Kejari Tanjabtim sudah periksa 10 terdiri dari PPK dan camat

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
ABDULLAH USMAN/TRIBUNJAMBI.COM
Buntut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada, PPK Dan Camat Ikut Diperiksa Kejari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pascapenggeledahan oleh Tim Kejari di KPU Tanjung Jabung Timur, Kejari Tanjabtim sudah periksa 10 terdiri dari PPK dan camat, Senin (4/10/21).

Tidak hanya pihak KPU saat ini Tim Kejari tengah melakukan pemeriksaan terhadap Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) dan camat setempat.

"Saat ini baru lima kecamatan yang dipanggil, di antaranya Kecamatan Nipah Panjang, Berbak, Rantau Rasau dan masih ada dua kecamatan lagi yang sedang berjalan pemeriksaannya," ujar Kasi Pidsus Kejari Tanjab Timur Reynold.

Lanjutnya, terkait pemanggilan beberapa camat adalah untuk mengklarifikasi terkait dengan adanya temuan stempel kecamatan, dan terkait apakah ada perjalanan dinas yang dilaksanakan KPU ke kecamatan-kecamatan.

"Pascapenggeledahan, masih 10 orang yang diperiksa, yakni PPK dan camat di lima kecamatan. Ini lagi berjalan pemeriksaanya," jelasnya.

Lanjutnya, setelah tahapan pemeriksaan PPK dan camat ini selesai dilaksanakan, tim penyidik akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap para Komisioner yang ada di KPU Kabupaten Tanjabtim.

"Terkait tersangka saat ini kita belum ada. Pasalnya, saat ini tim penyidik masih meneliti temuan hasil penggeledahan yang dilakukan beberapa waktu lalu," jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan beberapa hari terakhir, pihaknya juga sudah menyisihkan beberapa berkas dan telah dikembalikan ke KPU Tanjabtim.

"Ada beberapa berkas yang sudah dikembalikan ke KPU. Kita juga sudah membuka ruangan yang sempat disegel, dan aktivitas kantor KPU juga sudah diperbolehkan," sebutnya.

Ditambahkannya, terkait dengan uang tunai sebesar Rp 230 juta yang telah disita pihaknya masih diteliti.

Apakah nanti uang itu dikembalikan atau bisa saja disita oleh negara.

Namun, fakta persidangan di pengadilan lah yang akan menentukan nantinya. (usn)

Baca juga: Tim Kejari Heran Ada Uang Rp 230 Juta di Brankas Bendahara KPU Tanjab Timur

Baca juga: Temuan Uang Tunai Ratusan Juta di Brankas Bendahara KPU, Peruntukannya Masih Misterius

Baca juga: Sehari Pasca Penggeledahan oleh Kejari, Kantor KPU Tanjabtim Beroperasi Seperti Biasa

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved