Breaking News:

Pilkada Kota Jambi

Siapa Pengganti Syarif Fasha Sebagai Wali Kota Jambi Berikutnya? Ini Kata Pengamat

Siapa sosok pengganti Syarif Fasha menjadi Wali Kota Jambi pada 2024 nanti? Wali Kota Jambi akan dijabat Plt, karena masa jabatan Fasha sampai 2023

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
tribunjambi/Monang Widyoko
Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Siapa Pengganti Syarif Fasha Sebagai Wali Kota Jambi Berikutnya? Ini Kata Pengamat 

Seperti halnya PKS, Demokrat, PAN atau partai lainnya. Bahkan Pahrudin menyebut selain meminang, partai juga sejak dini sudah mengusung tokoh potensial.

"Harus sejak awal. Memang partai itu sudah menepati pilihan di awal, biar publik tahu. Tokoh potensial mulai di dekati dan mendekati jadi pro aktif, jadi sama-sama mendekati. Partai sudah melihat kira-kira tokoh ini potensial ngak, sesuai visi misi partai ngak. Kalo kita sudah mendeteksi sejak dini, kemungkinan buruk bisa di minimalisasi," ungkapnya.

Pahrudin memandang sampai saat ini belum ada sosok yang di munculkan ke publik. Ia berharap bahwa sebetulnya itu mulai dilakukan dari partai.

"Ya, kita mengharap ada kegiatan atau aktifitas politik yang mengarah pada figur yang akan di usung. Misalnya partai A buat survey atau kegiatan yang bagian dari sosialisasi atau pendidikan politik ke masyarakat," ujarnya.

"Agar publik bisa mencermati, tokoh yang akan di usung. Publik sudah bisa melihat tokoh itu dan itu harus di lakukan partai, kalo tidak di lakukan kita khawatir ada politik dagang sapi. Tiba-tiba partai ini usung ini, kita tidak tau ini proses seperti apa, kenapa partai ini usung ini, melalui apa, apa survey atau apa kita tidak tau," sambungnya.

Terhadap hal ini, Pahrudin berharap agar partai pro aktif melakukan hal tersebut. Sebab, publik sangat berharap dengan partai untuk menghadirkan tokoh yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

"Harapan kita partai pro aktif, karena publik sangat berharap dengan partai. Intinya kita berharap bolanya ada di partai. Kalau partai tidak lakukan sejak dini yang terjadi politik dagang sapi ini tidak baik. Itu terjadi karena partai tidak pro aktif. Yang di sugukan publik selama ini itu yang terjadi," pungkasnya.

Baca juga: Pilgub Jambi, Dr. Pahrudin: Cek Endra dan Al Haris yang Paling Diuntungkan

Baca juga: Wali Kota Jambi Syarif Fasha Isyaratkan Belajar Tatap Muka Segera Dilaksanakan

Baca juga: Al Haris dan Syarif Fasha Pantau Langsung Penyekatan di Perbatasan Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved