Breaking News:

Perwira Polres Muarojambi Minta Maaf Setelah Video Wartawan Tribun Diintimidasi Viral

Kabag OPS Polres Muarojambi Kompol Rinto Harfian Simbolon menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang dinilai kurang menghargai jurnalis.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Hasbi
Kabag OPS Polres Muarojambi Kompol Rinto Harfian Simbolon menyampaikan permohonan maaf setelah viral dugaan intimidasi terhadap wartawan Tribun Jambi. Jumat (1/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Perwira Polres Muaro Jambi berpangkat kompol meminta maaf setelah video dugaan intimidasi yang dilakukannya pada wartawan Tribun Jambi viral.

Dugaan intimidasi itu terjadi saat wartawan Tribun Jambi tengah melakukan siaran langsung kasus sengketa lahan di wilayah Sengeti, Kamis (30/9/21) kemarin.

Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja, mengundang para media untuk menyampaikan klarifikasi atas kejadian tersebut.

Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

"Saya sebagai Kapolres Muarojambi minta maaf atas kejadian ini, terhadap yang bersangkutan telah saya tegur, kita berharap antara jurnalis tetap menjalin sinergitas bersama Polri," katanya, di Mapolres Muarojambi, Jum'at (01/10/21).

Kabag OPS Polres Muarojambi Kompol Rinto Harfian Simbolon, juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang dinilai kurang menghargai jurnalis.

Ia mengaku saat itu dirinya tidak mengenali bahwa yang tengah merekam kasus sengketa lahan itu adalah seorang jurnalis. Rinto pun meminta maaf atas sikapnya.

"Saya selaku Kabag OPS Polres Muarojambi saat pengamanan pada kegiatan Pemkab Muarojambi di lapangan Akso Dano mungkin ada kekurangan dan penyampaian yang tidak berkenan saat itu, saya minta maaf kepada profesi wartawan," katanya.

Baca juga: Wartawan Tribun Jambi Diintimidasi Oknum Polisi, AJI Jambi: Percuma Polisi Gaungkan Jargon Humanis

Baca juga: Kata Humas Polda Jambi Terkait Dugaan Intimidasi Oknum Polisi pada Wartawan Tribun Jambi

Ia juga sepakat ke depan tindakannya tersebut tidak akan terulang.

Dari belasan wartawan yang turut hadir pada klarifikasi di Mapolres Muarojambi itu, bersepakat tidak lanjut ke proses hukum dan saling kolaborasi sebagai mitra kerja Kepolisian.

Namun para wartawan minta kepada aparat kepolisian untuk tidak ada lagi tindakan intimidasi terhadap kerja jurnalis.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved