Berita Merangin

Mashuri Legowo Batalkan Beli Mobil Jabatannya, Mahasiswa Sumbangan Beli Mobil Dinas

Berita Merangin-Bupati Merangin, Mashuri legowo terkait pembatalan pembelian mobil jabatan di APBD Perubahan tahun 2021.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
DARWIN SIJABAT/TRIBUNJAMBI
Aksi demo HMI Bangko, 30 September 2021. Mashuri Legowo Batalkan Beli Mobil Jabatannya, Mahasiswa Sumbangan Beli Mobil Dinas 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin, Mashuri legowo terkait pembatalan pembelian mobil jabatan di APBD Perubahan tahun 2021.

Hal itu dikatakannya ketika menemui Himpunan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam cabang Bangko yang melakukan aksi penolakan terhadap pembelian tiga unit mobil jabatan di APBD Perubahan tahun 2021.

Di hadapan mahasiswa, Mashuri menegaskan bahwa pembelian mobil dinas yang diperuntukkan untuknya dibatalkan.

"Pembelian mobil dinas untuk saya, saya batalkan," ujarnya dihadapan mahasiswa dan disaksikan pimpinan DPRD Merangin.

Sementara itu dua mobil dari tiga yang direncanakan untuk dibeli itu masih dipertanyakan mahasiswa.

Herman Efendi selaku Ketua DPRD Merangin yang menemui aksi massa mengatakan akan berdiskusi terlebih dahulu dengan anggota.

"Kami akan berdiskusi dahulu, biarkan kami bekerja dulu," katanya.

Para mahasiswa itu memilih bertahan di ruang paripurna tersebut sebelum fakta integritas pembatalan pembelian mobil tersebut dibatalkan.

"Kami akan bertahan di sini sebelum fakta integritas pembatalan pembelian tiga unit mobil jabatan ditandatangani," ujar Arjun Jaya, perwakilan aksi.

Bahkan para mahasiswa itu mengumpulkan sumbangan untuk pembelian mobil dinas tersebut.

"Ini sumbangan dari kami HMI Cabang Bangko untuk membeli mobil dinas baru, sebesar Rp 296 ribu," ujarnya.

Aksi penolakan yang dilakukan oleh mahasiswa ini di tengah berlangsungnya pelaksanaan paripurna tentang pandangan fraksi terhadap KUPA dan PPAS APBD Perubahan tahun 2021.

Orator dalam aksi ini menyampaikan bahwa anggota dewan dan pemerintah Kabupaten Merangin tidak memiliki hati atas pembelian mobil dinas tersebut.

Arjun Jaya, selaku orator menilai bahwa kondisi perekonomian masyarakat saat ini sedang kacau sehingga seharusnya penganggaran mobil tersebut tidak dilakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved