Breaking News:

Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman di Masa Pandemi Tetap Bertahan Meski Beberapa Outlet Tutup

Berita Jambi-Maman penjual Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman, mengatakan sempat membuka empat cabang outlet tahu gejrot dan semenjak pandemi

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
YON RINALDI/TRIBUNJAMBI.COM
Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman di Masa Pandemi Tutup 3 Outlet 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Semenjak pandemi, Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman tiga cabang outlet tutup.

Wabah pandemi Covid-19 sangat berdampak pada berbagai sektor, dan dampak yang paling besar dirasakan oleh penjual makanan di Jambi.

Maman penjual Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman, mengatakan sempat membuka empat cabang outlet tahu gejrot dan semenjak pandemi tutup hanya tinggal satu outlet.

Awal berjualan pada tahun 2017 dan mulai banyak dikenal pada tahun 2020, sebelum pandemi tahu gejrot kang maman sempat membuka empat cabang.

"Awalnya kita sudah sempet ada empat cabang outlet, namun karena pandemi Covid-19 ini, semua cabang outlet tutup dan yang tersisa hanya satu outlet ini saja, terutama pas adanya penyekatan-penyekatan dan di area Tugu Keris juga sempat ditutup yang membuat kita semakin sulit untuk survive," jelasnya.

Namun meskipun begitu, banyaknya masa sulit yang telah ia lewati di masa pandemi, baru-baru ini ia kembali membuka cabang outlet keduanya.

"Sekarang kita mulai bangkit lagi, dan baru-baru ini kita membuka kembali cabang kedua," tambahnya.

Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman tersedia 4 level pedas,

Rasa yang dulu pernah ada : tidak pedas, Rasa yang tertinggal : 1-10 cabai, Rasa yang tersakiti : 5 -15 cabai dan Rasa yang tersakiti 10-15-20 cabai.

"Meskipun ada level atau tingkat kepedasan namun untuk harga semua sama, satu porsinya Rp.10 ribu," lanjutnya.

Tahu Gejrot Khas Cirebon Kang Maman berbeda dari tahu gejrot lainnya, dimana piring yang digunakan juga menggunakan piring dari tanah.

Piring dari tanah liat ini agar lebih authentic.

"Kita memang disini menggunakan piring dari tanah biar lebih authentic, saya asli Cirebon dan ingin memperkenalkan makanan khas sana di Jambi," tutupnya.

Bagi tribunner yang penasaran ataupun rindu dengan jajanan satu ini bisa langsung mampir ke lokasi di area Tugu Keris Siginjai, tepat samping kantor Wali Kota Jambi. (*)

Baca juga: Kuliner Jambi, Warung Makan Telago Biru di Sungai Kambang Digandrungi Para Karyawan dan PNS

Baca juga: Kuliner Jambi, Lezatnya Gurami Bakar dan Tempoyak Baung Sungai di Pure Pesanggrahan

Baca juga: Kuliner Jambi, Yuk Coba Sop Khas Riau Milik Uni Yani di Kawasan Buluran Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved