Breaking News:

Berita Merangin

Geliatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Merangin Beri Bantuan Prasarana Usaha Perikanan Tangkap

Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Merangin berupaya melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kerakyatan.

ist
Bupati Merangin Beri Bantuan Prasarana Usaha Perikanan Tangkap kepada warga. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Merangin berupaya melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kerakyatan.

Salah satu upaya itu dengan memberi bantuan prasarana usaha perikanan tangkap, Selasa (28/9/2021).

Bantuan berupa perahu bermesin, senter kepala, alat tangkap ikan seperti pancing lengkap dan jala ikan serta pelampungnya itu diserahkan Bupati Merangin, Mashuri secara simbolis kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sungai Selayar.

Penyerahan bantuan berlangsung di Dusun Bangko Rt 16 Rw 06 dan diterima Ketua KUB Sungai Selayar Saihu, warga Bangko Tinggi.

Bantuan yang sama, berupa lima perahu mesin akan diserahkan kepada KUB lainnya.

Mashuri berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan dijaga.

‘’Tolong bantuan ini dimanfaatkan, jangan sampai rusak karena tidak dimanfaatkan. Rusak untuk dimanfaatkan lebih berharga, dari pada rusak tidak dimanfaaatkan dimakan rayap,’’ pinta Mashuri.

Diakui bupati, sudah dua tahun Covid-19 melanda Bumi Merangin berdampak sangat luar baisa, terutama perkenomian kerakyatan. Dimana ekonomi masyarakat jadi merosot akibat Covid-19.

‘’Dalam upaya PEN, Pemerintah dengan kemampuan yang dimilikinya sangat ingin memulihkan mengembalikan perekonomian secepatnya, baik di bidang peranian maupun di bidang jasa,’’ katanya.

Bupati berharap, bantuan yang diberikan itu setidaknya dapat menggairahkan kembali perekonomian masyarakat yang bergerak di bidang pencari ikan.

Sayangnya bantuan itu diberikan ketika air Sungai Batang Merangin sudah mulai keruh. Padahal menurut bupati, enam bulan lalu air Sungai Batang Merangin itu masih jernih, semua ini dampak ulah para Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).

‘’Beberapa pelaku PETI sudah kita tertibkan, tapi pelanggaran terus dilakukan oleh para ‘pemain’ PETI. Ketika alat berat mereka kita ditarik, penambang malah beralih ke dompeng, sehingga sungai kita jadi rusak terus, ekosistimnya jadi rusak,’’terang Bupati.

Begitu juga jelas bupati, dengan rasa ikan di Sungai Batang Merangin yang jadi berubah, akibat airnya keruh dan sumber makanan yang juga berubah. Bupati berharap semua itu, tidak memudarkan semangat untuk bangkit.

Baca juga: Kursi Wakil Bupati Merangin Jadi Rebutan Partai Pengusung, Golkar Usulkan Nama Setelah PPP

Baca juga: Calon Wakil Bupati Merangin Mengerucut dari PPP, Ini Kata Mashuri dan Fadhil Arief

Baca juga: Akankan Wakil Bupati Merangin dari PPP? Ini Kata Mashuri dan Fadhil Arief

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved