Breaking News:

Berita Jambi

PTM Terbatas SMA/SMK di Jambi Dilaksanakan 4 Oktober, Setelah Asesmen Nasional Selesai

Berita Jambi-Pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilaksanakan masih dilakukan secara terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Nani Rachmaini
MONANG/TRIBUNJAMBI.COM
Bukri 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Bukri mengatakan, saat ini sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi sudah dapat melaksanakan sekolah tatap muka.

Namun pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilaksanakan masih dilakukan secara terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk lingkup SMA/SMK di Provinsi Jambi, diungkapkan Bukri, pelaksanaan PTM terbatas akan dilaksanakan mulai 4 Oktober mendatang.

"Jadi kita sekarang kita sedang melaksanakan asesmen dilingkup SMA. Setelahnya, kita rencanakan tatap muka dilaksanakan pada 4 Oktober mendatang. Namun ini terbatas dengan kuota 50 persen," ungkapnya, Senin (27/9/2021).

Dirinya mengatakan pihak sekolah harus mulai mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari sekarang. Terlebih untuk perlengkapan prokes.

"Yang menyiapkan prokesnya, itu menjadi tanggung jawab sekolah. Kami dari provinsi tetap melakukan pengawasan. Artinya PTM ini dilaknsakan dengan prokes yang ketat," paparnya.

Sementara itu terkait dengan pelaksanaan Asesmen Nasional (AN), saat ini tengah dilaksanakan AN tingkat SMA. Pasalnya tingkat SMK sudah selesai pada minggu lalu.

"SMK sudah minggu lalu (pelaksanaan AN). SMA dimulai hari ini sampai Jumat besok," ucapnya.

Untuk hasil AN tingkat SMK sendiri, Bukri mengatakan hingga saat ini belum mengetahui hasil akhirnya. Ia memprediksi hasil akan keluar di Oktober nanti.

"Untuk hasil AN sampai saat ini belum sampai ke kita. Mungkin dalam Oktober nanti hasilnya sampai ke kami. Kemudian akan kami rilis," jelasnya.

Dirinya pun menjelaskan, AN ini merupakan pengganti UN (Ujian Nasional). Namun yang membedakan di antara keduanya adalah, UN menilai siswa sedangkan AN menilai kinerja sekolahnya.

Untuk nilai AN bagi guru yang rendah, Bukri mengaku masih menunggu kebijakan pusat. " Bagaimana ke depannya, yang jelas kalau ada yang kurang akan dilakukan pembinaan dan pelatihan," tutupnya.

(Tribunjambi.com/Widyoko)

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Merangin Wajib Vaksin, Realisasi Vaksinasi Siswa Masih Rendah

Baca juga: Dokter Reisa Ingatkan Disiplin Prokes Agar Pembelajaran Tatap Muka Berjalan Lancar

Baca juga: UNAJA Berencana Gelar Kuliah Tatap Muka Oktober 2021

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved