Breaking News:

Alex Noerdin Diduga Korupsi Dana Hibah Masjid Palembang, MUI: Perlu Diberi Hukuman Mati

Wakil Sekretaris Jendral MUI Bidang Hukum dan HAM Ikhsan Abdullah menanggapi kasus korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jendral MUI Bidang Hukum dan HAM Ikhsan Abdullah menanggapi kasus korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

Kasus korupsi ini menjerat nama Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Ikhsan menyebut korupsi tersebut di luar nalar.

Wakil Sekjen MUI bidang Hukum dan HAM Iksan Abdullah mengaku tak menduga jika proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang dikorupsi.

Ikhsan menyebut para koruptor saat ini tak mempedulikan lagi dengan jenis dana yang mereka korupsi.

Ikhsan menginginkan para koruptor diberikan hukuman berat bahkan bila perlu diberi hukuman mati.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin kembali ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, Palembang.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menduga Alex terlibat dalam pemberian dana hibah dari APBD Sumsel tahun 2015-2017 kepada Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang.

Akibat pengusutan kasus korupsi ini, pembangunan Masjid Raya Sriwijaya terpaksa dihentikan karena sejumlah panitia dan kontraktor pelaksana pembangunan masjid diamankan Kejati Sumatera Selatan.

Baca juga: Alex Noerdin Ditahan Kejagung, Gubernur Sumsel: Mudah-mudahan Beliau Lepas

Baca juga: Golkar akan Bantu Alex Noerdin yang Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved