Breaking News:

Berita Nasional

Petinggi KAMI Jumhur Hidayat Dituntut Tiga Tahun Penjara Kasus Penyebaran Hoaks

Jumhur Hidayat yang merupakan Petinggi KAMI dituntut jaksa penuntut umum selama 3 tahun penjara. Ia dituduh menyebarkan berita hoaks

Editor: Rahimin
ist
Deklarator KAMI, Anton Permana (tengah), Jumhur Hidayat (kiri), dan Syahganda Nainggolan (kanan), saat rilis pengungkapan kasus di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (15/10/2020). Petinggi KAMI Jumhur Hidayat Dituntut Tiga Tahun Penjara Kasus Penyebaran Hoaks 

TRIBUNJAMBI.COM - Jumhur Hidayat tiga tahun penjara dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong. 

Jumhur Hidayat merupakan aktivis dan petinggi Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia (KAMI). 

Jaksa penuntut umum (JPU) yakin Jumhur Hidayat bersalah dalam kasus ini.

Jaksa Puji Triasmoro dari Kejaksaan Agung beranggapan Jumhur Hidayat melanggar Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

"Kami berkesimpulan perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menyiarkan berita bohong dengan sengaja dan menerbitkan keonaran sebagaimana yang telah didakwakan," katanya sebelum membacakan tuntutannya saat sidang di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Menurut jaksa, hukuman akan dikurangi masa penangkapan dan penahanan Jumhur Hidayat selama di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta.

Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim membebani biaya perkara Rp 5.000 kepada Jumhur Hidayat.

Sementara, jaksa akan mengembalikan sejumlah barang milik Jumhur Hidayat, yaitu satu unit telepon genggam, satu unit tablet, serta barang-barang lainnya, seperti spanduk, kemeja, dan topi.

Tuntutan itu, berdasarkan pertimbangan yang memberatkan dan meringankan.

Pertimbangan memberatkan, antara lain perbuatan Jumhur Hidayat meresahkan masyarakat dan menyebabkan kerusuhan. "Terdakwa tidak pernah menyesali perbuatannya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved