Breaking News:

Berita Sarolangun

BPN Sarolangun Gelar Upacara HUT UU Pokok Agraria yang Dihadiri Wakil Bupati

Berita Sarolangun-Bertempat di halaman kantor BPN, Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri tampak hadir dalam penghelatan kegiatan tersebut.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
RIFANI HALIM/TRIBUNJAMBI.COM
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sarolangun menggelar upacara peringatan HUT Undang Undang Pokok Agraria yang ke-61. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sarolangun menggelar upacara peringatan HUT Undang Undang Pokok Agraria yang ke-61.

Bertempat di halaman kantor BPN, Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri tampak hadir dalam penghelatan kegiatan tersebut.

Atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat ulang tahun kepada BPN.

Dia berharap, agar BPN ke depan makin jaya dan terus berkembang.

"Kami berharap BPN betul-betul alokasi yang diberikan pemerintah terhadap PTSL betul-betul dapat terlaksana," katanya, Jum'at (24/9/2021).

Lanjutnya, pihaknya dari pemerintah daerah juga terus mendorong, membantu dan memfasilitasi kendaraan untuk bantu sukseskan program terkait cipta kerja.

Dalam peringatan HUT Agraria ke-61 di Kabupaten Sarolangun juga tampak dimeriahkan oleh penyerahan sertifikat gratis kepada masyarakat.

"Jadi sudah 6.000 sertifikat, kemarin sudah secara simbolis diserahkan langsung oleh bapak Jokowi dan diikuti oleh seluruh kepala daerah," ungkapnya.

Hilal berharap dengan sertifikat yang diserahkan itu dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat.

"Kami berusaha memediasi dengan memanggil pihak-pihak untuk mendorong mediasi."

"Kami selalu mencari cara terbaik dari yang terbaiknya berusaha untuk memediasi dulu sesuai dengan juknis yang ada," ungkapnya.

Sementara itu, Gustizar kepala BPN Sarolangun mengatakan, salah satu tujuan PTSL adalah pertama untuk memberikan perlindungan hukum pada masyarakat, kedua untuk menekan konflik baik antar masyarakat dengan pemerintah, perusahaan maupun antar desa.

Sehingga antara lain untuk mencari batas-batas wilayah desa.

Kemudian ini pemberian akses modal kepada masyarakat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat itu tujuan utamanya

"Insyaallah sampai tahun 2025 untuk meningkatkan program dari Jokowi. Kami ditargetkan tahun ini sebanyak 40 ribu maka terbesar se Provinsi Jambi untuk Sarolangun ini," katanya. (*)

Baca juga: Rapat Paripurna, Fraksi DPRD Sarolangun Sarankan Pemerintah Lakukan Reshuffle

Baca juga: Hampir Separuh Anggota DPRD Sarolangun Absen Saat Rapat Paripurna Bahas Ini

Baca juga: Tiga Bandar Sabu di Sarolangun Dibekuk BNN, Polisi Amankan Puluhan Paket Sabu

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved