Breaking News:

Warga Pacitan Diminta Waspadai Tsunami Setinggi 28 Meter, akan Datang Dalam 29 Menit

BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, bersiap dengan skenario terburuk terhadap potensi gempa dan tsunami.

Surf30.net
Ilustrasi Tsunami 

TRIBUNJAMBI.COM, PACITAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, bersiap dengan skenario terburuk.

Pihak BMKG mengatakan ada potensi gempa dan tsunami yang mengintai pesisir selatan Jawa itu.

Bencana besar bisa kapan saja terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia, yang berpotensi gempa dan tsunami setinggi 28 meter.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengimbau pemerintah dan masyarakat agar siap dan waspada untuk menghindari dan mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami yang berpotensi menerjang selatan Jawa itu dalam 29 menit.

“Berdasarkan hasil penelitian, wilayah Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Adapun tinggi genangan di darat berkisar sekitar 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4 - 6 kilometer dari bibir pantai,” kata Dwikorita seperti dilansir dari laman resmi BMKG, Sabtu (18/9/2021).

Sebelumnya dalam simulasi menghadapi potensi bencana, Dwikorita bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melakukan verifikasi zona bahaya dan menyusuri jalur evakuasi bencana.

Dwikorita mengatakan dengan skenario tersebut maka masyarakat yang berada di zona bahaya perlu berlatih rutin untuk melakukan langkah evakuasi mandiri bila muncul Peringatan Dini Tsunami maksimum 5 menit setelah gempa terjadi.

Ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa (NET)

Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai harus segera mengungsi ke dataran yang lebih tinggi jika merasakan goncangan gempa yang besar.

“Untuk masyarakat yang berada di pantai, tidak perlu menunggu perintah, aba-aba, atau sirine, segera lari karena waktu yang dimiliki hanya sekitar 29 menit, sedangkan jarak tempat yang aman yang lebih tinggi cukup jauh,” ujar dia.

Dwikorita mengatakan yang namanya skenario artinya masih bersifat potensi yang bisa saja terjadi atau bahkan tidak terjadi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved