Breaking News:

Berita Bungo

Polisi Masih dalami Kasus Pembacokan Dua Warga di Bungo

Berita Bungo-Polisi belum mendapatkan keterangan dari saksi kunci, sebab warga yang mengetahui kejadian itu masih belum bisa dimintai keterangan

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
Tribunnews.com
Ilustrasi pembacokan 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Polres Bungo masih terus mendalami kasus perkelahian antara Totonafo Ndraha (45) dan Fehusi Ndraha (52) yang tewas di pondok kebun di kawasan Limbur Lubuk Mengkuang beberapa waktu lalu.

Polisi belum mendapatkan keterangan dari saksi kunci, sebab warga yang mengetahui kejadian itu masih belum bisa dimintai keterangan, sebab masih dirawat secara intensif dirumah sakit.

"Kita sudah mecoba menggali informasi, tetapi belum sempurna,. Karena korban masih dilakukan perawatan," kata Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro beberapa waktu lalu.

Kata Guntur, pihaknya belum tau siapa yang menajdi pelaku dan siapa yang menjadi korban, yang jelas saat ini ada seseorang yang saat itu di TKP juga mengalami luka bacok.

"Kita juga belum ada informasi apakah dia ODGJ atau tidak. Kata keluarga, mereka baik-baik saja," imbuhnya.

Untuk diketahui, Warga Dusun Rantau Tipu Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo dihebohkan dengan penemuan dua pria disebuah pondok kebun.

Pria yang diketahui bernama Totonafo Ndraha (45) dan Fehusi Ndraha (52) itu ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan dan bacokan senjata tajam.

Informasi yang dihimpun, dua pria tersebut merupakan warga pendatang yang berasal dari Desa Silika Benua, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Di Bungo mereka kerja diperkebunan.

Dua kakak beradik tersebut diduga kuat saling bacok, karena sebelumnya ada saksi yang menyebut jika mereka bertengkar.

Kejadian tersebut berawal dari Selasa (7/9) lalu, dimana dari keterangan rekannya, Ododogo Ndraha (24), Yamonahan Ndaraha (40) dan saksi Carles (22), sekitar pukul 19.30 wib, ketiga orang ini yang berada di pondok tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved