Breaking News:

Buaya Lepas di Sungai Gelam

Buaya di Pemukiman Warga Sungai Gelam Belum Tertangkap, Diduga Lepas dari Penangkaran.

Berita Muarojambi-Kemunculan buaya berukuran besar di Sungai Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi hingga kini

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Nani Rachmaini
HASBI SABIRIN/TRIBUNJAMBI.COM
Buaya Berkeliaran di Pemukiman Warga Sungai Gelam Belum Ditangkap, Diduga Buaya Lepas dari Penangkaran, September 2021 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Kemunculan buaya berukuran besar di Sungai Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi hingga kini belum berhasil ditangkap dan meresahkan warga.

Kapolsek Sungai Gelam, Ipda Yohanes Chandra membenarkan terhadap buaya yang masih berkeliaran di Sungai Talang Kerinci itu belum berhasil ditangkap.

"Sejak pagi hingga jam lima sore kita masih melakukan pengintaian dan belum berhasil ditangkap hingga saat ini," kata Yohanes Chandra.

Ia juga mengatakan, buaya besar yang muncul di sungai tersebut diduga lepas dari tempat penangkaran yang tidak jauh dari lokasi penangkapan yang dilakukan.

Dirinya sudah mendatangi pemilik penangkaran untuk memperhatikan SOP penangkaran buaya tersebut.

"Terhadap pemilik penangkaran sudah ditindak tegas, jangan sampai kejadian ini membahayakan keselamatan ternak dan warga sekitar," ungkapnya.

Sementara Sahron pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jambi yang turut hadir melakukan penangkapan membenarkan terhadap buaya itu belum berhasil ditangkap.

"Kita sudah melakukan berbagai cara untuk menangkap terhadap buaya tersebut, di lokasi ini sudah dua kali kemunculan buaya, sebelumnya sudah ditangkap dan kali ini buaya muncul lagi dan belum berhasil ditangkap," kata Sahron.

Ia juga mengatakan, terkait keberadaan buaya di sungai tersebut sudah mencoba menelusuri asal usul kemunculan buaya itu, dirinya juga sudah meninjau lokasi penangkaran.

"Kabarnya buaya itu lepas dari penangkaran buaya dan saat kita lihat kandang penangkaran tampak kandangnya tidak layak pakai lagi dan kemungkinan besar buaya lepas dari kandangnya," terangnya.

Terpisah Anggota DPRD Jambi, Raden Fauzi yang turut hadir peninjauan lokasi penangkaran mengatakan penangkaran buaya yang ada Desa Kebun sembilan itu untuk ditutup.

"Kemungkinan besar buaya kabur ke sungai dari kandang penangkaran karena jarak antara penangkaran dan sungai sangat dekat sekali dan kita minta tegas untuk ditutup," ungkapnya.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Baca juga: Buaya di Sungai Gelam Muarojambi yang Meresahkan Warga Belum Berhasil Ditangkap

Baca juga: Warga Sungai Gelam Muarojambi Heboh, Buaya Muncul Sempat Kejar Warga Saat Memancing

Baca juga: Warga Muarojambi Heboh Temukan Buaya Empat Meter, Diduga Lepas dari Lokasi Penangkaran

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved