Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Tahun Ini Ada 70 KPM di Tanjab Timur Masuk Graduasi Mandiri Penerima PKH

Sekitar 70keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan PKH di Kabupaten Tanjab Timur masuk kategori graduasi.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Pendamping PKH Tanjab Timur lagi melakukan edukasi graduasi mandiri kepada KPM PKH di desa-desa. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Beberapa keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan PKH di Kabupaten Tanjab Timur masuk kategori graduasi.

Beberapa dari mereka menyadari sudah masuk kategori mampu secara ekonomi atau merasa tidak layak lagi menerima PKH

Hal tersebut diketahui berdasarkan data graduasi di Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bahwa pada tahun 2021 ini ada 70 KPM

Dikatakan Koordinator PKH Kabupaten Zulkarnain, graduasi mandiri sendiri merupakan berakhirnya kepesertaan dikarenakan kondisi KPM PKH sudah tidak terpenuhinya kriteria kepesertaan. 

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu dapat terjadi, baik dari kesadaran dari KPM yang merasa sudah memiliki ekonomi membaik atau dengan Edukasi yang dilakukan oleh pendamping PKH kepada KPM.

"Untuk graduasi mandiri tahun ini agak berbeda karena situasi pandemi. Target graduasi kita agak kita turunkan karena ada beberapa KPM yang belum bisa keluar dengan sendirinya karena PPKM," ujarnya. 

Dikatakannya pula, untuk tahun lalu dan sekarang memang sedikit mengalami perbedaan. Jika sebelum pandemi KPM yang melakukan Graduasi Mandiri jumlahnya bisa hingga 150 sekarang (pandemi) jumlahnya di bawah 100. 

"Graduasi mandiri ini tetap kita lakukan, kepada penerima PKH yang memang sudah kita masukan dalam target bahwa mereka tidak lagi masuk dalam penerima PKH. Memang di masa pandemi ini target Graduasi kita juga kita turunkan menyesuaikan ekonomi masyarakat," jelasnya. 

Sebelumnya, pihaknya sudah mengusulkan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial terhadap KPM yang dinilai ekonominya sudah stabil dan meningkat.

Tentu usulan tersebut berdasarkan kajian dan penilaian bahwa ekonomi mereka tersebut dapat terus membaik hingga 4-5 tahun kedepan (tidak masuk kategori tidak mampu lagi). 

"Pendamping PKH kita di lapangan tadilah yang mengukur hal itu, terkait pendapatan KPM mereka dan perkembangan ekonomi mereka. Sehingga mereka layak untuk keluar dari program PKH (graduasi),"  jelasnya. 

"Kita sudah pasang target untuk Graduasi, namun berdasarkan hasil koordinasi dengan dinas sosial karena masa pandemi target tadi kita kurangi dulu karena perekonomian belum stabil," pungkasnya.

Baca juga: Warga Sabak Barat Mendapat Bantuan BST Dan PKH

Baca juga: Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun Salurkan Bantuan KPM dan PKH dari Kementerian Sosial

Baca juga: Bantuan Beras Untuk Penerima Bansos PKH dan BST Disalurkan Mulai Hari Ini

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved