Breaking News:

Harga TBS

Harga TBS Tembus Rekor, Petani Semangat Memanen hingga Sebiji Lepaspun Dikutip Satu per Satu

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil cetak rekor sejak satu dasawarsa terakhir.

Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/musa
Agen pengepul sawit di Desa Kilangan, Kabupaten Batanghari, Ahmadi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil cetak rekor sejak satu dasawarsa terakhir.

Di tingkat petani, per kilogramnya dibeli sekitar Rp1.850. Selanjutnya di pabrik di atas Rp2 ribu per kilogram. Sebelumnya, paling mahal di tingkat petani pada kisaran Rp1.750 per kilogram.

Mahalnya harga TBS kelapa sawit di Aceh Singkil membuat petani semangat memanen. Apalagi produksi buah sedang normal.

Para petani terlihat mendodos (memanen) sawit sejak pagi hari, tanpa kenal lelah. Selanjutnya mengumpulkan dalam gerobak dorong untuk ditaruh di pinggir jalan menunggu pengepul datang.

Bukan hanya tandan buah segar yang dikumpul. Biji sawit (berondolan) yang lepas dari tandannya pun dikutip satu per satu.

Petani merasa sayang, walau hanya sebiji yang jatuh tetap dipungut. Maklum harganya mahal.

"Biasanya harga sawit mahal ketika sedang trek (produksi turun). Ini buah normal tapi mahal," kata Andi saat ditemui sedang manen sawit di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Minggu (12/9).

Seperti diketahui sawit merupakan komoditas unggulan di Aceh Singkil. Penduduk di Kabupaten itu lebih 70 persen menggantungkan hidup dari sawit.

Perkebunan kelapa sawit rakyat yang telah produktif lebih dari 30 ribu hektare. Tersebar di delapan dari sebelas kecamatan di Aceh Singkil.

Masing-masing Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro, Singkohor dan Kecamatan Kota Baharu.

Komoditas andalah tanah Sekata Sepekat itu, didukung delapan pabrik kelapa sawit, sehingga perkebunan kelapa sawit terus berkembang.

Petani pun mulai perbaiki kualitas perawatan kebunnya, seperti pemupukan dan pematangan lahan.

Hal itu berdampak pada peningkatan produksi. "Sudah banyak sawit masyarakat yang hasilnya per hektare imbang dengan punya perusahaan," kata Yatno, pemilik kebun sawit di kawasan Gunung Meriah.

Berita ini sudah tayang di laman Serambi Pos dengan judul: Harga TBS Sawit di Aceh Singkil Tembus Rekor, Petani Semangat Memanen, Sebiji Lepas Pun Dikutip

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved