Breaking News:

Berita Kota Jambi

Sampah Organik untuk Pengelolaan Gas Metan di WtE Kota Jambi Turun dari 3 jadi 1 Ton

Ardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi sebut sampah organik berkurang untuk produksi gas metan.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rara
Petugas WtE Kota Jambi melakukan pengecekan gas metan dengan kertas yang akan dibakar terlebih dahulu, Minggu (12/09/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi sebut sampah organik berkurang untuk produksi gas metan.

Gas metan dimanfaatkan satu di antaranya pada Waste to Energy (WtE) atau pengelolaan sampah organik, Minggu (12/9/2021).

"Ia bebelumnya sebanyak 3 ton terharinya sampah diuraikan pada WtE, kini jadi 1-1,2 ton," jelasnya.

Padahal kapasitas maksimalnya pengelolaan sampah menjadi gas metan di WtE yaitu 3 ton.

Gas metan dimanfaatkan jadi gas kebutuhan dapur rumah tangga, dan listrik.

Walau kekurangan sampah untuk pengelolaan gas metan di WtE, setidaknya sampah organik mulai teratasi.

Kata dia, pengurangan sampah organik pun sudah banyak terjadi.

Lantaran sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan sampah organik.

Pengelolaan sampah jadi gas metan di WtE adalah upaya Pemkot Jambi ubah kualitas dari tidak memiliki nilai ekonomis, menjadi bernilai ekonomis.

Baca juga: Agar Kondisi Tetap Bersih, DLH Kota Jambi Turut Membantu Kebersihan Pasar Rakyat Pasir Putih

Baca juga: Target PAD DLH Kota Jambi 2021 Tak Berubah, Rp 11,5 M Pengolahan Sampah, Rp 150 Juta Hutan Kota

Baca juga: UIN Lakukan Penemuan Pertama Produk Serbaguna Bahan Pembuatan Utama dari Sampah Organik

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved