Peristiwa G30SPKI

Nasib Pilu Eks Cakrabirawa Setelah G30SPKI, Kabur ke Thailand Jadi Petani

Artikel ini membahas tentang sejarah  G30S PKI dan pasukan Cakrabirawa yang dituding terlibat PKI dalam peristiwa G30SPKI

Editor: Heri Prihartono
Istimewa
Resimen Tjakrabirawa adalah resimen yang memiliki tugas menjaga presiden Soekarno. 

TRIBUNJAMBI.COM - Berkut artikel yang membahas sejarah  G30S PKI  yang mencorong  Cakrabiwara setelah peristiwa penculikan dan pembunuhan  7 jenderal.

Resimen Tjakrabirawa adalah resimen yang memiliki tugas menjaga presiden Soekarno.

Dikutip dalam buku 'Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia'

Menurut Soekarno, pasukan Cakrabirawa berkekuatan 3000 personel terbaik dari keempat Angkatan Bersenjata.

Setiap anggota Cakrabirawa berasal dari pasukan yang handal. Umumnya mereka berlatar belakang pejuang gerilya yang sudah berpengalaman.

Dampak peristiwa G30SPKI diantaranya terjadi pada Pasukan Cakrabiwara.

 
tribunnews Pasukan Cakrabirawa (IST/Wartakota)

Pasukan Cakrabirawa akhirnya  dibubarkan pada 28 Maret 1966 di lapangan Markas Besar Direktorat Polisi Militer Jalan Merdeka Timur, Jakarta

Pengaman bagi Presiden Soekarno diambil alih Batalyon Para Pomad yang dikomandani oleh Letkol CPM Norman Sasono.

Pembubaran Pasukan Cakrabirawa melalui upacara serah terima itu ternyata tidak seperti biasanya.

Setelah dibubarkan semua personelnya dianggap terlibat pemberontakan PKI.

Hingga akhirnya  mantan Pasukan Cakrabirawa diburu dan ditangkap kemudian diinterogasi hingga dijebloskan ke penjara.

Pasukan Cakrabirawa yang  terlibat penculikan dan pembunuhan para jenderal TNI AD umumnya langsung dieksekusi.

Sehingga banyak mantan Pasukan Cakrabirawa berusaha melarikan diri ke luar Indonesia.

Sebagai anggota militer terbaik, maka cara melarikan diri para mantan Pasukan Cakrabirawa itu juga tidak sembarangan.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved