Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Bincang Santai Bersama Kajari Merangin, Harus Ada Terobosan untuk Menjawab Tantangan

Raden Roro Thereisa Tri Widorini. Demikian nama sosok jaksa perempuan yang kini diamanahi menjabat sebagai Kajari Merangin

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Deddy Rachmawan
DARWIN SIJABAT/TRIBUNJAMBI
Dr Raden Roro Thereisa Tri Widorini (kanan) saat diwawancara Tribun Jambi 

Raden Roro Thereisa Tri Widorini. Demikian nama sosok jaksa perempuan yang kini diamanahi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merangin.

Tribun Jambi berbincang bersama Raden Roro, dalam acara Mojok Tribun Jambi, Jumat (3/9). Berikut petikannya.

Tribun : Sebelum tugas di Merangin, bisa ceritakan jejak karier Anda?
Raden Roro : Mengawali jejak karier, saya pertama dilantik menjadi jaksa tahun 2007 dan penempatan pertama di Jambi, tepatnya Kabupaten Batanghari selama dua tahun. Kemudian pindah ke Tangerang sebagai jaksa fungsional, lanjut ke Jakarta Barat.

Kemudian saya menjabat Kasubdit Litbang dan Pemeriksa serta Pengawasan di Kejaksaan Agung RI. Selanjutnya pindah ke Semarang sebagai koordinator dan kini mendapatkan kepercayaan menjabat sebagai Kajari Merangin.

Apakah menjadi jaksa merupakan keinginan sejak kecil?
Kalau masih kecil itu cita-cita berbeda-beda. Sejak menginjak bangku SMA saya lebih suka dengan hafalan. Waktu itu saya ambil studi di IPS. Setelah itu melanjutkan kuliah di bidang ekonomi, kemudian melanjutkan ilmu hukum karena saya tertarik dengan ilmu hukum. Sewaktu kuliah di fakultas hukum saya banyak mempelajari tentang undang-undang, hukum, kriminlogi dan sebagainya. Kemudian saya terjun ke dunia kejaksaan.

Kenapa tertarik dengan jaksa, bukan advokat ataupun hakim ?
Takdir membawa saya menjadi jaksa, takdir saya ke situ. Harus kita jalani. Menjadi jaksa sebagai pejabat fungsional yang diberi wewenang oleh undang-undang, menjadi pelaksana putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan wewenang lain sesuai dengan undang-undang.

Ternyata wewenang jaksa juga banyak, kebijakan pemerintah yang harus kita amankan, kita dampingi dalam pencapaiannya. Kenapa saya suka menjadi karena jakasa itu suatu profesi yang bisa membantu pemerintah dalam penegakan hukum dan pendampingan kebijakan pemerintah.

Setelah menjadi jaksa dan saat ini menjadi Kajari Merangin, apa yang akan dipersembahkan untuk negeri dan khsusnya Merangin?

Di masa pandemi ini saya beserta jajaran mempunyai tugas dan kewajiban di wilayah Merangin membantu masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tentu bekerja sama penegak hukum lainnya, Pemerintah Kabupaten Merangin dengan didukung masyarakat serta awak media dalam mensosialisasikan protokol kesehatan. Maka itu kita melakukan percepatan vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved