Breaking News:

Berita Nasional

Tujuh Wali Kota dan Bupati Ini Terlibat Kasus Suap Jual Beli Jabatan

Menurut catatan KPK, ada 7 bupati dan wali kota di Indonesia, satu diantaranya dari Sumatera terlibat kasus jual beli jabatan

Editor: Rahimin
(Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama)
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari yang terlibat kasus suap jual beli jabatan tiba di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Selasa (31/8/2021) dini hari. Tujuh Wali Kota dan Bupati Terlibat Kasus Suap Jual Beli Jabatan, Ini Langkah KPK 

TRIBUNJAMBI.COM - Tujuh wali kota dan Bupati di Indonesia terlibat kasus suap jual beli jabatan.

Hal itu berdasarkan catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK mencatat tujuh kepala daerah terlibat kasus suap jual beli jabatan dalam rentang 2016-2021.

Tujuh kabupaten/kota itu yakni Klaten, Nganjuk, Cirebon, Kudus, Jombang, Tanjungbalai, dan Probolinggo.

Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding

"Kasus jual beli jabatan di lingkungan pemda sejak 2016 hingga 2021 ini melibatkan 7 Bupati, yaitu Klaten, Nganjuk, Cirebon, Kudus, Jombang, Tanjungbalai, dan terakhir Probolinggo," katanya, Rabu (1/9/2021).

Dijelaskan Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding, tujuh bupati/wali kota terlibat kasus jual beli jabatan, yakni Bupati Klaten Sri Hartini, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra, Bupati Kudus Muhammad Tamzil, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Wali Kota Tanjungbalai Muhamad Syahrial, dan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari.

Terjadinya kasus korupsi terkait pengisian jabatan, membuat KPK mengingatkan kepada para kepala daerah agar menjauhi potensi benturan kepentingan dan penyalahgunaan wewenang.

Khususnya dalam proses lelang jabatan, rotasi, mutasi, dan promosi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya.

"Ya, jual beli jabatan menjadi salah satu modus korupsi yang kerap dilakukan kepala daerah," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved