Breaking News:

Berita Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II Mengalami Perbaikan

Ekonomi Jambi-Memasuki triwulan ke III 2021, keseluruhan sektor diperkirakan akan mengalami pertumbuhan namun melambat

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/yon rinaldi
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Suti Masniari Nasution. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada triwulan II 2021 pertumbuhan ekonomi mengalami perbaikan.

Ke depan, perekonomian diperkirakan tetap berada di angka positif namun berpotensi bias.

Memasuki triwulan ke III 2021, keseluruhan sektor diperkirakan akan mengalami pertumbuhan namun melambat.

Wabah pandemi covid-19 berdampak pada berbagai sektor, terutama pada pertumbuhan ekonomi yang membuat tidak stabilnya perekonomian di Indonesia termasuk Jambi.

Pada beberapa triwulan terakhir di tahun 2020, pertumbuhan ekonomi terkontraksi, meskipun begitu pertumbuhan ekonomi mengalami perbaikan dan akselerasi pada triwulan II 2021.

Suti Masniari Nasution, Kepala BPw BI provinsi Jambi menyampaikan dalam wabinar yang diadakan oleh BPS, tren perbaikan tersebut didorong dengan membaiknya mobilitas masyarakat sebagai dampak sentimen positif terhadap program vaksinasi covid-19.

Selain itu, pada kegiatan konstruksi turut memberikan sumbangsih yang cukup besar di luar sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, yang sejak lama menjadi sektor utama pendukung perekonomian provinsi Jambi.

Distribusi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi 2021(%) pada pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 32,24 persen.

"Ke depan, perekonomian diperkirakan tetap berada di angka positif namun berpotensi bias bawah akibat adanya implementasi PPKM."

"Namun lapangan usaha pertanian, pertambangan dan industri pengolahan sangat potensial untuk dilakukan percepatan pemulihan terlebih dahulu," jelasnya.

"Memasuki triwulan ke III 2021, keseluruhan sektor diperkirakan akan mengalami pertumbuhan namun melambat, sebagai dampak implementasi PPKM," tambahnya.

Meskipun begitu vaksinasi covid-19 dapat menjadi game changer di tengah perlambatan ekonomi.

Sebab vaksinasi dapat mengatasi dua permasalahan utama yang menghambat perekonomian yaitu kondisi kesehatan dan keyakinan masyarakat dalam melakukan aktivitas.

"Namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan dengan ketat, mengingat herd immunity belum tercapai serta kekebalan tubuh baru akan terbentuk setelah 28 hari pasca dosis kedua diberikan," tutupnya.

Baca juga: Pakar Ekonomi Sebut Impor Cabai Tak Boleh Dilakukan Jika Pasokan Mencukupi

Baca juga: Pemerintah Salurkan Bantuan Sosial Kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved