Breaking News:

Berita Tanjabtim

Pembangunan Taman Makam Pahlawan di Tanjabtim Kemungkinan Dikerjakan Tahun Depan

Berita Tanjabtim-Hingga tahun 2021 ini Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum memiliki pemakaman khusus bagi mendiang para pahlawan.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Samsul Bahri
Ilustrasi. Taman Makam Pahlawan Satria Bhakti Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hingga tahun 2021 ini Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum memiliki pemakaman khusus bagi mendiang para pahlawan.

Pemerintah mengatakan proses pembangunan baru sebatas wacana, Kamis (2/9/21)

Sejak tahun 2020 lalu, Pemerintah Tanjab Timur sudah mewacanakan, dan telah menyiapkan beberapa bidang tanah khusus untuk makam pahlawan.

Lokasinya berada di Kecamatan Parit Culum, Kelurahan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, hanya saja hingga saat ini proses pembangunan belum berjalan.

Kepala Bakeuda Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Kabid Aset Hartono menuturkan, untuk pembuatan areal makam pahlawan di Tanjabtim Timur sendiri memang hingga saat ini masih dalam proses.

"Untuk tanah sudah disiapkan pemerintah, lebih kurang dua hektare. Namun memang untuk pengerjaan fisik tahun ini belum dilakukan, " ujar Hartono

"Kemungkinan tahun depan baru akan dikerjakan, mungkin bisa dari pagar pembatas atau parit kecil terlebih dahulu, " tambahnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjabtim, Sapril mengatakan, wacana pembangunan kawasan makam pahlawan tersebut sudah direncanakan sejak lama hanya saja baru tahun 2021 baru akan dikerjakan.

"Untuk kawasan makam pahlawan sendiri kita cadangkan seluas lebih kurang dua hektare, berlokasi di jalan lintas Jambi Muara Sabak Kelurahan Parit Culum 1," ujar Sekda.

Lanjutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi bersama pihak terkait salah satunya Kementerian sosial, bersama Lembaga Veteran Republik indonesia (LVRI).

Pembangunannya nanti disesuaikan dengan keuangan kabupaten, dan menjadi prioritas.

"Yang pasti lahannya sudah kita siapkan, merupakan lahan cadangan pemerintah," ujarnya. (usn)

Baca juga: 28 BUMDes di Tanjabtim Masih Vakum, Ini Penyebabnya

Baca juga: Pasokan Beras di Tanjabtim Overload, Petani Keluhkan Harga Beras Rp 7.500 Per Kg

Baca juga: Kepala SMAN 9 Tanjabtim Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved