Breaking News:

Komnas Perempuan: Ketika Jadi korban Pelecehan, Laki-laki akan Merasa Tak Berdaya

Seorang pegawai kontrak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjadi korban perundungan (bullying) dan pelecehan seksual rekan kerjanya sesama pria.

Kompas
Ilustrasi pelecehan 

Lanjutnya, saat mendapat pelecehan seksual, kata Andy, laki-laki cenderung memilih untuk melaporkannya ke pihak berwajib.

Hal tersebut terjadi karena anggapan masyarakat bahwa idealnya laki-laki adalah orang yang kuat dan mampu menjaga dirinya sendiri.

Sehingga, nantinya laki-laki sebagai korban akan semakin terpuruk dan memilih diam.

"Ketika menjadi korban, laki-laki akan merasa berlipat ganda tidak berdaya."

"Apalagi, ketika laporannya justru menuai kecaman sebagai orang yang lemah, cengeng atau sejenisnya," ucap dia.

Baca juga: KPI akan Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Pria, Pegawai Kontrak Jadi Korban

Baca juga: Pegawai KPI Ini Ngadu ke Jokowi Kerap Ditelanjangi Kawan Kerjanya

Sementara, jika korban pelecehan adalah bergender perempuan, biasanya akan disorot cara berpakainnya.

"Sebagai korban pelecehan seksual, biasanya perempuan akan dituduh memprovokasi. Misalnya bajunya atau gerak-geriknya," kata Andy.

Kronologis Dugaan Pelecehan Seksual di KPI

Sebelumnya diberitakan, beredar pesan berisi pengakuan pegawai KPI yang menjadi korban perundungan dan pelecehan seksual, viral di media sosial.

Pesan tersebut bahkan ditujukan untuk Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved