Breaking News:

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Buka Suara, Satu Warga Bungo Terkonfirmasi Varian Delta

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Raflizar menyatakan, satu orang yang terkonfirmasi varian delta itu berasal dari Kabupaten Bungo.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Monang
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Kesehatan Provinsi Jambi buka suara, terkait kabar adanya satu orang terkonfirmasi Covid-19 varian Delta seperti yang diinfokan dari Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Raflizar menyatakan, satu orang itu berasal dari Kabupaten Bungo.

"Ternyata ada varian Delta yang sampelnya berasal dari Kabupaten Bungo yang dikirim ke Laboratorium Universitas Andalas (Sumbar) dan merekalah yang mengirimkan ke Litbangkes Kemenkes RI sampelnya pada minggu kemarin," ujar Raflizar Kamis (2/9/2021).

Untuk memastikan hal ini, pihaknya telah menghubungi langsung ke Litbangkes dan Kadis Kesehatan Bungo.

"Kita sudah kontak Litbangkes dan Kadis Kesehatan Bungo, mereka bilang juga belum dapat nama pasien yang dinyatakan delta ini, kita juga masih menelusuri apa masih dirawat atau tidak, kita akan telusuri juga kontak trackingnya," katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi itu berharap, dalam satu atau dua hari ke depan dapat mengetahui pasien tersebut.

Kemudian kata Raflizar pihak Litbangkes Kemenkes sudah bersurat meminta Dinkes mengirim rutin perminggu 5 sampai 10 sampel ke Kemenkes.

"Ini untuk melihat apakah ada varian baru kembali di Jambi," terangnya.

Yang terpenting, diungkapkan Raflizar pihaknya tetap waspada terutama di Bungo tempat ditemukannya varian ini.

Lantaran telah ditemukan varian baru yang cepat menyebar ini Raflizar mengimbau pada masyarakat Jambi untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sebab virus ini masuk melalui mulut dan hidung.

"Kemudian kita akan meningkatkan penanganan kasus, karena varian ini cepat penularannya," tambahnya.

Sementara itu, Raflizar mengungkapkan untuk tanda varian corona yang telah bermutasi ini, gejalanya seperti demam, mata merah, dan diare. Parahnya lagi kematian karena mutasi virus ini sangat cepat.

"Kita harus waspada termasuk meningkatkan sarana prasana di rumah sakit agar pasien pulang sembuh, dan tak meninggal dunia," ujarnya.

Ia mengharapkan masyarakat dengan hasil swab PCR positif covid agar melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat dan tak berdiam diri di rumah karena rawan menular dan rawan terjadi perburukan kondisi kesehatan.

Baca juga: Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Raflizar Positif Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Gubernur Jambi Tentang Varian Delta di Jambi, Sampel Dikirim Tapi Belum Ada Kabar dari Kemenkes RI

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved