Breaking News:

Tumbang Perdana KUD Makmur Rezeki dengan Pola Kemitraan bersama Asian Agri

KUD Makmur Rezeki melakukan tumbang perdana di Desa Bulian Jaya, Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, Jambi

Editor: Rahimin
istimewa
KUD Makmur Rezeki binaan PT Inti Indosawit Subur (Asian Agri) melakukan tumbang perdana di Desa Bulian Jaya, Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Koperasi Unit Desa (KUD) binaan PT Inti Indosawit Subur (Asian Agri), KUD Makmur Rezeki melakukan tumbang perdana di Desa Bulian Jaya, Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, yang menandai dimulainya peremajaan kebun sawit rakyat seluas 130 hektar.

Program peremajaan kebun kelapa sawit atau replanting yang dilakukan petani mitra Asian Agri bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit tanpa membuka lahan baru. 

Tumbang perdana ini sebagai awal peremajaan tanaman kelapa sawit yang sudah tidak produktif untuk diganti dengan tanaman baru menggunakan bibit unggul topaz.

Penggunaan bibit unggul dalam peremajaan kebun sawit adalah salah satu faktor utama yang dapat membantu mengoptimalkan produktifitas kebun sawit.

Acara tumbang perdana ini ditandai dengan penumbangan perdana pokok kelapa sawit.

Kegiatan tumbang perdana ini dihadiri Kepala Bagian Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Jumri, Kepala Desa Bulian Jaya, Budi Irawan, Ketua KUD Makmur Rezeki Usman, Koordinator Plasma Asian Agri Jdambi, Puji L Sitompul, Senior Manager PT Inti Indosawit Subur Kebun Muara Bulian, Imam Setiyadi, beserta seluruh staf Plasma Kebun Muara Bulian dan seluruh ketua Kelompok Tani di bawah naungan KUD Makmur Rezeki.

Ketua KUD Makmur Rezeki Usman, mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan dan instansi terkait terselenggaranya penumbangan perdana ini dimana petani sudah mempersiapkan diri dari tahun 2016. 

"Harapannya supaya replanting berjalan cepat dan baik sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat kembali," katanya. 

Kepala Desa Bulian Jaya, Budi Irawan sebagai pemerintah setempat memberikan dukungan kepada KUD dan petani sawit di Desa Bulian Jaya serta mengungkapkan apresiasinya kepada perusahaan mitra sehingga kegiatan yang ditunggu-tunggu petani selama ini dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Koordinator Plasma Puji L. Sitompul bilang, keterlambatan penumbangan kebun kelapa sawit di KUD Makmur Rezeki yang memakan waktu sampai 5 tahun ini tentu ada hikmahnya.

"Di mana terdapat perubahan regulasi dana BPDPKS yang semula 25 juta per hektar sekarang menjadi 30 juta per hektar. Kemudian perusahaan menjamin produksi yang lebih cepat di tahun ke-3 sebelum pemotongan kredit bank, sehingga hasil produksi tersebut dapat mengurangi pinjaman ke bank dan peluang pelunasan kavling dapat lebih cepat didukung dengan standar budidaya tanaman yang baik dari perusahaan sebagai mitra pelaksana," ujarnya.

Dinas Perkebunan dan Peternakan Batanghari yang diwakilkan Kepala Bagian Jumri menyampaikan, peremajaan kelapa sawit KUD Makmur Rezeki ini agar dikawal bersama sehingga dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.(*)

Baca juga: Asian Agri bersama Tanoto Foundation Donasikan 24 Ton Oksigen Bagi Pasien Covid-19

Baca juga: Di Tengah Langkanya Oksigen, Asian Agri Bantu Regulator Oksigen Ke Rumah Sakit

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved