Breaking News:

Berita Merangin

Kades di Merangin Ini Dilaporkan ke Polisi, Buntut Kegiatan APBDes 2018-2019 Tak Terlaksana

Kepala Desa Koto Renah, Merangin dilaporkan ke polisi lantaran beberapa kegiatan APBDes Desa tahun 2018-2019 tak terlaksana...

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/darwin
Kasi Intelijen Kejari Merangin, Taufik Yanuarsyah 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kepala Desa Koto Renah, Kacamatan Jangkat, Kabupaten Merangin dilaporkan ke Polres Merangin dan Kejaksaan Negeri Merangin.

Budi, Ketua BPD Desa Koto Renah mengatakan bahwa dilaporkannya Doni Espa selaku Kades ke pihak berwajib merupakan buntut dari beberapa kegiatan dalam APBDes Desa tahun 2018 dan 2019 tidak terlaksana.

Bahkan kata Budi, Kepala desa tersebut tidak memberikan penjelasan mengapa pengerjaan tersebut tidak dilaksanakan.

Diantara pekerjaan tersebut yakni Proyek BOX Reservoar tahun 2019, Proyek pos ronda tahun 2019, Proyek Drainase tahun 2019, pembangunan pusat belajar tahun 2019, pembangunan turap tahun 2018.

Selain itu, pembangunan sarana air bersih tahun 2018, proyek pasar desa tahun 2018, proyek tong sampah tahun 2018, pengadaan tenda desa tahun 2019, kegiatan pemuda dan olahraga tahun 2019, hingga bantuan dana pemberantasan hama babi 2019.

"Laporan kami dalam bentuk surat itu, dengan perihal dugaan penggelapan Dana Desa oleh Doni Espa selaku Kades Koto Renah," tuturnya, Selasa (31/8/2021).

Budi mengatakan dengan ulah yang seperti itu membuat masyarakat Koto Renah tidak mengakui Doni Espa sebagai Kepala Desa.

"Kami perangkat desa dan masyarakat tidak lagi mengakui Doni Espa sebagai Kepala Desa," katanya.

Menanggapi atas laporan BPD Desa Koto Renah, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Merangin, Taufik Yanuarsyah membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan pengaduan masyarakat.

"ya benar, kita sudah menerima laporan dari perangkat Desa Koto Renah terkait dengan Kepala Desa yang tidak menjalankan tugas dan amanah masyarakatnya," ujar Taufik.

Untuk proses selanjutnya dikatakan Taufik bahwa surat perintah tugas sudah keluar untuk memproses laporan tersebut.

Selain itu pihaknya sedang menelaah berkas yang dilaporkan tersebut Budi, selaku Ketua BPD Desa Koto Renah.

"ini sprinnya sudah keluar, dan sedang dalam proses tetap kita selidiki, nanti saya sampaikan laporan ini dulu ke ibu Kajari, nanti teknisnya seperti apa kasus ini," ujar Taufik lagi.

lebih lanjut Taufik menegaskan, bahwa pihaknya sudah memastikan akan memanggil Doni Espa Kades Koto Renah untuk dimintai klarifikasi.

Baca juga: Kepala Desa Ikut Ditangkap Bersama Bupati Probolinggo, Jadi Tersangka Kasus Suap

Baca juga: Mantan Kepala Desa Pemayungan Tebo Divonis Kasus Dana Desa, Ternyata Juga Napi Kasus Pembunuhan

Baca juga: Kembalikan Rp 85 Juta, Jabatan Kepala Desa Lubuk Bedorong Sarolangun Akhirnya Diaktifkan Lagi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved