Khazanah Islami

Hikmah Seorang Muslim Dianjurkan Mengerjakan Puasa

Artikel ini membahas hikmah melaksanakan puasa, seperti Rasulullah melakukannya di hari Senin.

Editor: Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM - Banyak amalan Puasa Sunnah yang bisa dilakukan diantaranya Puasa Daud Dan Puasa Senin Kamis

Berikut hikmah melaksanakan puasa, seperti Rasulullah melakukannya di hari Senin.

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)

Dalam tausiahnya yang diunggah Audio Dakwah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan kenapa nabi pada hari senin mengerjakan puasa.

Dijelaskannya di sini yang terpenting bukan puasanya tapi intropeksinya.

Maksudnya ketika umatnya ingin melaksanakan puasa dipersilahkan namun orientasinya bukan hanya menahan lapar dan haus tapi intropeksi diri di hari tersebut.

Intropeksi yakni mengukur seberapa besar amal yang telah dicapai dan dosa yang telah dilakukan.

Hal ini agar semakin banyak amal sholeh yang bisa dikerjakan dan lebih banyak dosa yang bisa ditinggalkan.

Keistimewaan mengerjakan Puasa seperti dijelaskan Ustaz Adhi Hidayat yakni amal sholeh meningkat.

Selanjutnya perbuatan maksiatnya akan dihambat.

Dijelaskannya saat seseorang melaksanakan puasa maka otomatis ibadah bertambah dan secara bersamaan maksiat dihambat.

" Orang puasa itu gak ada yang maksiat, mau bohong ditinggalkan, melihat yang haram dipalingkan. Bicara yang kasar dijaga, Astagfirullah puasa," ujar Adi Hidayat.

Hal ini karena perasaan takut puasa batal membuat terjaga dari maksiat.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved