Penembakan di Broni

VIDEO Amatir Penembakan Menggunakan Senapan Angin di Broni

Berita Jambi-Pedro, memiliki utang sebesar Rp 200 ribu dengan pelaku, hasil penjualan sepeda motor. Namun, pelaku merasa ditipu

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Korban penembakan di kawasan Broni, Kelurahan Murni, Telanaipura Minggu malam, akhirnya angkat bicara.

Hasil penelusuran tribun, aksi penembakan tersebut didasari permasalahan utang piutang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Damsi Efendi, korban penembakan, yang sempat viral di media sosial instagram.

Katanya, ia sendiri merupakan korban salah sasaran, atas perselisihan antara teman satu kosnya, dengan pelaku.

Di mana, teman satu kosnya bernama Pedro, memiliki utang sebesar Rp 200 ribu dengan pelaku, hasil penjualan sepeda motor.

Namun, pelaku merasa ditipu, lantaran uang hasil penjualan sepeda motor tersebut tidak kunjung dibagikan.

Tidak terima, pelaku kemudian menemui Pedro di kos-kosan, namun, Pedro sudah terlebih dahulu melarikan diri.

Saat itu, Damsi yang berada di kos-kosan ditanyai oleh pelaku terkait keberadaan Pedro.

Tidak berselang lama, pelaku langsung menembak korban

Tidak sampai di situ, merasa tidak puas lantaran tidak bertemu dengan sasaran, pelaku kembali menyerang satu korban lainnya, dengan menerjang dan mengancam menggunakan senjata tajam.

"Jadi, pelaku ini mencari Pedro teman satu kos kami, nanyain uang hasil jual motor, tatapi sudah kabur duluan," kata Damsi, saat ditemui di lokasi, Senin (30/8/2021).

"Terus, dia aniaya teman saya yang satunya. Kemudian saya lerai, dan saya dikejar dan ditembak," bilangnya.

Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penembakan terjadi di wilayah Broni, Kelurahan Murni, Telanaipura, Minggu (29/8/2021) pukul 21.15 WIB.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved