Breaking News:

Puluhan Aset Pemda Tanjab Timur Sampai Sekarang Belum Bersertifikat

Puluhan bidang tanah milik Pemda Tanjab Timur hingga saat ini belum memiliki sertifikat.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Kantor Bupati Tanjab Timur. 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dari total keseluruhan 495 bidang tanah pemda yang menjadi aset daerah, masih menyisakan 45 bidang lagi yang hingga kini belum bersertifikat. 

Hal tersebut dikatakan Kaban Bakeuda Tanjab Timur Nusirwan, melalui Kabag Aset Hartono.

Dia mengatakan, hingga saat ini beberapa aset Pemda Tanjab Timur sudah dilakukan pendataan. Baik berupa bangunan hingga bidang tanah. 

"Untuk bidang tanah pemda sendiri jumlahnya cukup banyak, ada 495 bidang tanah. Dimana 450 di antaranya sudah bersertifikat atau 90.91 persen, sedangkan 45 lagi masih belum bersertifikat, " jelas Hartono, Minggu (29/8).

Lanjutnya, untuk 45 bidang tanah Pemda yang belum bersertifikat tadi saat ini sudah dalam proses. Dimana data bidang tanah tersebut sudah kita masukan ke BPN untuk dilakukan pengukuran dan penerbitan sertifikat

"Dari 45 bidang tadi, ada 15 bidang tanah dimana Lima bidang di antaranya sudah diserahkan ke BPN berkasnya 10 lagi masih dalam proses untuk melengkapi berkas di bidang aset," jelasnya

Untuk masing-masing bidang tanah tadi, secara umumnya tersebar di 11 Kecamatan. Namun saat ini menjadi fokus Pemerintah yakni mengakibatkan data, termasuk juga terkait batasan batasan wilayahnya yang masih menjadi kendala. 

Dari 495 bidang tanah Pemda tadi, yang tersebar di 11 Kecamatan. Statusnya digunakan atau masih dalam hamparan tanah kosong. Dirinya tidak mengetahui pasti kondisi tersebut, mengingat untuk aset tanah Pemda di setiap Kecamatan itu berada di setiap OPD berbeda-beda. 

"Karena untuk tanah Pemda di Kecamatan, biasanya OPD Terkait yang melakukan pendataan. Apakah digunakan sebagai bangunan atu masih belum termanfaatkan. Kita hanya mendata secara global saja," jelasnya.

Baca juga: Bupati Tanjab Timur Gelar Sayembara, Ini Hadiahnya Jika Bisa Tangkap Peracun Ikan

Baca juga: Penyekatan PPKM di Kota Jambi Resmi Berhenti, Aktivitas Non Essensial & Non Kritikal Kembali Normal

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Resmi Lantik Mashuri Sebagai Bupati Merangin

Dijelasknnya pula, jumlah tanah Pemda di Kecamatan sendiri, dalam satu bidang bisa diterbitkan lebih dari satu sertifikat. Hal tersebut dikarenakan, biasanya dalam satu bidang tanah di desa itu banyak digunakan untuk bangunan, bisa kantor lurah, sekolah, puskesmas ataupun jalan. 

"Kalo dari data yang ada misalkan masih ada Lima bidang tanah yang belum bersertifikat, namun setahun dicek ke lapangan turunannya bisa lebih dan bertambah," sebutnya. 

Jika di hitung nilai ekonomisnya, dari 495 bidang tanah Pemda tadi, jika di rupiah kan maka angkanya mencapai Rp 26.013.325.856.28 miliar dari luas mencapai 8.723.465 Hektar. (usn) 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved